Kebijaksanaan Fiskal Dan Moneter

  • Whatsapp
Kebijaksanaan Fisikal dan Moneter

Pengertian Kebijaksanaan fiskal dan moneter perlu diketahui. Kebijaksanaan fiskal dan moneter terbaru senantiasa dikeluarkan pemerintah dalam menanggulangi permasalahan ekonomi bangsa dan negara Indonesi. Lalu apa itu kebijakan fiskal dan juga kebijakan moneter beserta contoh dan manfaatnya. Untuk menelusuri lebih dalam, anda dapat membaca terus artikel ini.

Sebagian orang berasumsi bahwa kebijakan fiskal dan moneter adalah dua hal yang sama. Padahal keduanya berbeda sekali dalam arti dan pengertian, instumen, contoh, peran, tujuan, fungsi dan jenisnya. Yang menjadi persamaannya terletak pada kebijakan yang diarahkan pada kegiatan bidang ekonomi.

Read More

Ditengah carut marutnya kegiatan ekonomi negara dan bangsa Indonesia, perlu diketahui pengertian kebijaksanaan fiskal dan moneter. Pemerintah pun tidak tinggal diam, pemerintah akan ikut serta menstabilkan perekonomian negara dengan menerbitkan kebijakan moneter dan fiskal untuk memperbaiki situasi ekonomi bangsa dan negara Indonesia.

Pengertian Kebijaksanaan Fiskal

Kebijaksanaan Fisikal dan Moneter

Untuk mengetahui lebih dalam arti kebijakan fiskal maka kita akan mengambil sumbernya dari wikipedia Indonesia. Berdasarkan pemaparan Wikipedia, kebijaksanaan fiskal adalah suatu kebijaksaan yang diciptakan oleh pemerintahan dalam soal pengaturan penerimaan dan pengeluaran negara. Sehingga perekonomian negara dapat berjalan lebih bagus lagi.



Contohnya mengeluarkan kebijakan mengenai pajak bumi dan bangunan (PBB). Kemudian menetapkan kebijakan yang berkenaan dengan cara belanja dan pemanfaatan uang negara hasil pajak. Dengan demikian jelaslah, instrumen kebijakan fiskal adalah pajak dan pengeluaran.

Hal ini berbeda dengan kebijakan moneter yang hanya berkutat pada pengawasan jumlah uang dan tingkat bunga yang ada di pasaran. Yang dikontrol secara baik supaya perekonomian negara dan bangsa Indonesia dapat berjalan baik.

Pengertian Kebijakan Fiskal Menurut Para Ahli

  • Ahman mengemukakan kebijakan fiskal adalah kebijaksanaan yang dibuat dalam bidang ekonomi oleh pemerintah dalam soal penerimaan dan pengeluaran negara. Dengan tujuan menciptakan situasi perekonomian yang baik dan stabil
  • Alam mengatakan arti kebijakan fiskal sebagai suatu kebijaksanaan negara dalam mengatur pendapatan negara dan pengeluaran demi menciptakan kondisi ekonomi yang bagus.
  • Haryadi menegaskan hal yang sama bahwa kebijakan fiskal adalah upaya mengatur pengeluaran dan pendapatan negara supaya dapat membuat kondisi perekonomian negara dan bangsa yang maju dan lebih bagus lagi.

Contoh Kebijakan Fiskal

Kebijaksanaan fiskal yang dibuat pemerintah merupakan bentuk nyata negara dalam berusaha menciptakan kondisi ekonomi yang baik bagi negara dan bangsa Indonesia melalui jalur perubahan pengelolaan penghasilan negara dan pengeluarannya.

Adapun contoh kebijaksanaan fiskal antara lain :




  1. Menambah banyak jenis pajak dan menaikkan pajak untuk menambah pemasukan negara
  2. Melaksanakan penghematan keuangan negara. Misalkan penghematan dalam anggaran belanja
  3. Menambah jumlah wajib pajak dengan mewajibkan setiap orang untuk membuat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  4. Menerbitkan obligasi negara untuk menambah pemasukan kas negara

Tujuan Kebijakan Fiskal

Adapun tujuan kebijakan fiskal yang dibuat oleh pemerintah adalah :




  1. Untuk membuka lapangan kerja baru. Misalkan dengan mengalokasikan penerimaan negara untuk mendirikan perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara)
  2. Mengembangkan kondisi keadilan dan pemerataan dalam penghasilan. Contohnya : hasil pungutan pajak bumi dan bangunan (PBB) disalurkan dalam pembangunan proyek-proyek di perkotaan dan pedesaan yang sangat vital
  3. Ekonomi negara dan bangsa berjalan secara stabil sesuai yang ditargetkan. Pendapatan yang didapatkan oleh negara digunakan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat yang disalurkan melalui kementerian dan dinas yang terkait.

Instrumen Kebijakan Fiskal

Instrumen kebijakan fiskal adalah pengeluaran dan pendapatan yang diterima oleh pemerintah. Hal ini berkaitan sekali dengan urusan pajak sebagai sumber pemasukan negara yang sangat potensial. Pemerintah dapat mengubah kebijakan fiskal soal tarif pajak naik atau turun yang dampaknya akan terlihat pada perekonomian masyarakat dan negara.

Contoh kasus : pemerintah mengeluarkan kebijakan penurunan tarif pajak bumi dan bangunan (PBB). Dalam ini akan membuat daya beli masyarakat lebih meningkat. Sebaliknya, jika tarif pajak dinaikkan akan membuat daya beli masyarakat semakin rendah.




Untuk instrumen kebijakan fiskal meliputi : anggaran surplus dan anggaran defisit. Untuk anggaran defisit sebagai tindakan pemerintah dalam menciptakan pengeluaran negara lebih tinggi ketimbang penghasilannya. Dengan tujuan untuk memberikan gairah dalam kegiatan ekonomi masyarakat. Kebijakan ini umumnya dilakukan ketika negara sedang mengalami resesi.

Adapun anggaran surplus adalah upaya pemerintah untuk mendapatkan pemasukan yang lebih besar ketimbang pengeluaran. Kebijakan ini dipergunakan ketika perekonomian negara sedang stabil.

Peran Kebijaksanaan Fiskal

Kebijakan fiskal yang dilakukan oleh pemerintah saat ini berperan untuk :

  1. Mengurangi biaya pengeluaran pemerintah dan memperkecil laju inflasi
  2. Meningkatkan pengeluaran pemerintah dalam upaya pemerataan pendapatan masyarakat. Dengan cara mengadakan pembangunan fasilitas umum yang meliputi rumah sakit, gedung pemerintah, jembatan, dan pembangunan jalan
  3. Memperkecil pengangguran di Indonesia melalui pengurangan tarif pajak

Pengertian Kebijaksanaan Moneter

Kebijakan moneter adalah sebuah kebijaksanaan yang dibuat oleh pemerintah dalam menstabilkan perekonomian bangsa dan negara melalui jalur kredit bank, uang primer dan uang yang beredar di masyarakat. Dalam hal ini tugas dan wewenang dilimpahkan kepada Bank Sentral.




Dengan adanya kebijaksanaan moneter yang baru dari pemerintah atau bank sentral diharapkan peluang kerja semakin terbuka lebar, kesempatan kerja semakin luas, peluang bisnis semakin banyak, perekonomian tumbuh dengan baik dan harga-harga barang kebutuhan pokok di masyarakat berlangsung stabil.

Adapun yang menjadi alasan untuk mengeluarkan kebijakan moneter biasanya untuk meningkatkan pertumbuhan pembangunan nasional dan menahan laju inflasi yang tinggi.

Contoh Kebijakan Moneter

Untuk contoh kebijaksanaan moneter ada banyak hal, antara lain :

  1. Untuk menumbuhkan perekonomian negara maka Bank Indonesia membeli beberapa surat berharga di bursa efek dan melelang sertifikat
  2. Bank Sentral melakukan penurunan tingkat suku bunga perbankan untuk menggairahkan kegiatan investasi dan ekonomi di masyarakat. Dengan cara melakukan pinjaman ke lembaga perbankan
  3. Pemerintah akan mengurangi uang beredar di masyarakat untuk mencegah laju inflasi lebih tinggi dengan mengurangi cadangan kas devisa. Namun apabila perekonomian sedang lemah maka pemerintah akan mengurangi cadangan uang kas. Yang akibatnya peredaran uang di masyarakat lebih banyak. Yang membuat pinjaman masyarakat ke perbankan lebih banyak.

Tujuan Kebijaksanaan Moneter

Kebijakan moneter yang ditetapkan oleh pemerintah saat ini memiliki tujuan tertentu, antara lain :




  1. Terjadinya sebuah keseimbangan secara eksternal. Misalkan seimbangnya neraca pembayaran
  2. Terjadinya suatu kondisi keseimbangan secara internal yang meliputi pemerataan pembangunan, stabilnya harga barang, dan pergerakan ekonomi yang signifikan
  3. Menciptakan kondisi keseimbangan secara makro. Yang mencakup : stabilnya neraca internasional, stabilitas harga, dan kesempatan kerja yang semakin luas
  4. Menjaga laju inflasi melalui pengaturan ketersediaan barang dan uang
  5. Menciptakan lapangan kerja sebesar mungkin. Karena kebijaksanaan moneter dapat meningkatkan kegiatan ekonomi dan membuka lapangan kerja baru bagi bisnis baru.

Instrumen Kebijakan Moneter

Adapun yang menjadi instrumen kebijaksanaan moneter, antara lain :

  • Kredit Selektif
  • Rasio Cadangan Wajib
  • Fasilitas Dicount Rate
  • Operasi Pasar Terbuka
  • Imbauan Moral
  • Politik Sanering

Kebijaksanaan fiskal dan moneter menjadi kajian yang sangat menarik untuk dibahas selamanya. Karena sesuai perkembangan jaman dan kondisi saat ini maka pemerintah akan mengeluarkan kebijakan fiskal dan moneter baru untuk menciptakan kondisi perekonomian yang baik.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 17261

No votes so far! Be the first to rate this post.

Related posts