Pengertian Aktiva Dalam Keuangan Beserta Jenisnya

  • Whatsapp
Pengertian Aktiva Dalam Keuangan Beserta Jenisnya - suaraduania.com - cover
Sending
User Rating 0 (0 votes)

Pengertian aktiva dalam keuangan beserta jenisnya adalah suatu kekayaan atau aset yang dipunyai oleh perusahaan. Baik berupa benda bergerak maupun tak bergerak. Benda nyata maupun tak kasat mata. Kekayaan di sini dalam arti benda yang sangat berharga yang disebut sebagai sumber daya perusahaan. Dimana perusahaan mempunyai aset berharga tersebut setelah melalui serangkaian transaksi pembelian pada periode sebelumnya.

Bentuk aktiva bisa berupa tanah, bangunan, emas, deposito, dan lain sebagainya. Aktiva juga dapat berlaku pada manusia. Dimana aktiva manusia dilihat dari kekayaan yang dimilikinya. Semakin banyak aktiva maka semakin kaya manusia tersebut. Untuk mendapatkan aktiva, sebuah perusahaan bisa melakukan cara investasi, penerbitan surat berharga, kontrak piutang, pembelian, dan meminjam kepada lembaga perbankan.

Read More

Lalu bagaimana cara mengukur kekayaan seseorang melalui aktiva? Tentu saja setelah melalui proses perhitungan terhadap barang berharga tersebut. Sebuah benda bisa disebut aktiva jika dapat dinilai dengan uang. Misalkan dalam mata uang Euro, Dollar, Rupiah dan mata uang lainnya. Contoh : benda berharga tersebut memiliki nilai atau harga sebesar Rp 500 ribu.

Dengan demikian jelas sekali bahwasanya aktiva adalah sesuatu yang bermanfaat bagi perusahaan di masa depan. Dalam arti, manfaat secara ekonomis. Bukan hanya dirasakan manfaat pada masa datang, aktiva pun dapat dirasakan manfaatnya pada masa sekarang. Misalkan untuk investasi, pendanaan, dan operasional usaha.

Pengertian Aktiva Dalam Keuangan Beserta Jenisnya

Pengertian Aktiva Dalam Keuangan Beserta Jenisnya - suaraduania.com - cover

Ilmu akuntansi dan keuangan mempunyai istilah-istilah khusus yang terkadang bagi orang awam sangat sulit dipahami. Salah satunya adalah aktiva. Mungkin anda pun bertanya apa itu pengertian aktiva? Dan ada berapa jenis aktiva beserta contohnya?

Istilah aktiva menjadi hal yang dikenal oleh kalangan akuntan dan akademisi yang bergerak dalam dunia keuangan. Istilah ini begitu populer dalam bidang akuntansi dan keuangan. Sebagai salah satu materi yang wajib dikuasai oleh mahasiswa jurusan ekonomi dan akuntansi.

Keuangan adalah hal paling krusial dalam kehidupan seseorang. Sebab kehidupan ini memerlukan uang untuk membiayai kehidupan. Apalagi bagi mereka yang sudah berumahtangga. Seperti untuk membayar biaya tagihan listrik PLN bulanan, membayar biaya PDAM, membeli baju untuk anak istri, belanja makanan sehari-hari dan lain sebagainya. Untuk itulah diperlukan kecerdasan dalam mengelola keuangan.

Dalam sistem keuangan di dunia ini ada dua hal penting yang mesti dikuasai dengan baik yaitu aset dan liabilitas. Aset yang dinamakan dengan aktiva merupakan sesuatu barang yang mampu menghasilkan pemasukan bagi anda. Contoh : investasi deposito, emas, saham, dan lain-lain. Sedangkan liabilitas adalah sesuatu barang yang mengeluarkan uang anda. Contoh : pajak, biaya perawatan bangunan dan lain sebagainya.

Sebuah perusahaan atau individu yang keuangannya sehat maka akan berusaha untuk memperbesar dan meningkatkan aset. Sehingga pendapatan bisa diraih sebesar mungkin. Dan sebaliknya, menurunkan liabilitas secara legal. Sedangkan perusahaan atau individu yang akan bangkrut dapat dilihat dari aset yang semakin berkurang dan liabilitas semakin membesar.

Pengertian aktiva dalam keuangan disamakan dengan aset yaitu segala sesuatu yang memberikan manfaat secara materi uang yang akan diperoleh oleh perusahaan di masa datang buah dari kegiatan transaksi yang telah dilakukan sebelumnya. Jadi aktiva adalah aset yang berarti suatu barang atau produk fisik atau jasa yang memberikan pemasukan keuangan bagi perusahaan. Ada macam-macam dan jenis aktiva.

Suatu barang bisa disebut aktiva jika memenuhi unsur memberikan kegunaan di masa mendatang dalam perolehan keuangan perusahaan. Orang-orang kaya dan perusahaan yang sukses dan maju umumnya memiliki ciri yang sama yakni menguasai aset yang demikian banyak dan besar. Sehingga banyak orang berlomba-lomba untuk memperbanyak aset.

Sedangkan bagi orang yang belum atau minim mempunyai aktiva akan berupa keras untuk menambah jumlah aktiva. Salah satu caranya dengan membeli aktiva atau aset yang dimiliki orang lain. Ada banyak orang yang menjual aktiva untuk keperluan mendesak yang sifatnya darurat. Seperti untuk membiayai pengobatan. Inilah saat yang tepat bagi anda untuk membeli aktiva tersebut.

Pengertian Aktiva Menurut Para Ahli

Beberapa ahli keuangan mendefinisikan aktiva berdasarkan sudut pandang keilmuannya. Salah satunya, ahli finansial bernama S.Munawir berpendapat bahwa aktiva merupakan sumber daya atau sarana ekonomis yang dikuasai oleh perusahaan.

Thompson mengkategorikan aktiva sebagai sebuah keuntungan secara finansial yang diperoleh oleh perusahaan di masa mendatang dan sekarang. Cara memperoleh aktiva dilakukan dengan proses transaksi pembelian maupun peminjaman secara sah di masa lalu.

Adapun Djarwanto PS mengatakan bahwasanya pengertian aktiva yaitu wujud dari menanam modal bagi perusahaannya supaya dapat lebih berkembang. Untuk wujud aktiva itu sendiri bisa berupa benda berharga yang berwujud dan tak berwujud seperti jasa dan hak cipta.

Mamduh M Hanafi berpandangan bahwa aktiva merupakan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan yang memiliki nilai ekonomis dan dapat diukur dengan nominal uang. Pemilikan aktiva dilalui setelah melakukan transaksi di masa lampau. Dengan pemilikan aktiva diharapkan perusahaan dapat lebih berkembang dan maju.

Jenis-Jenis Aktiva

Dalam ilmu keuangan, aktiva terbagi ke dalam beberapa jenis, antara lain :

1. Aktiva lancar

Aktiva lancar adalah jenis kekayaan yang mudah dicairkan menjadi uang dalam kurun waktu satu tahun kurang. Ada berbagai macam aktiva lancar. Seperti :

  • Kas yaitu suatu uang kas yang bisa diambil setiap waktu.
  • Piutang dagang yaitu tagihan pada perusahaan lain disebabkan terjadinya penjualan produk dengan perjanjian masa kredit tertentu
  • Surat berharga. Misalkan obligasi, dan saham yang dapat dijual dan dicairkan menjadi uang.
  • Persediaan barang dagang
  • Perlengkapan
  • Beban dibayar dimuka
  • Piutang pendapatan
  • Piutang wesel

2. Investasi jangka panjang

Investasi jangka panjang adalah suatu bentuk penanaman modal usaha berupa uang yang telah dilakukan sebelumnya pada suatu perusahaan dengan tujuan untuk mendapatkan laba yang sifatnya jangka panjang.

3. Aktiva tetap

Aktiva tetap adalah sebuah kekayaan yang dikuasai oleh sebuah badan usaha yang tak ada niat untuk dijual dengan masa pakainya hanya sampai 1 tahun untuk kegiatan operasional perusahaan. Misalkan alat angkut, peralatan kantor, peralatan toko, mesin, gedung dan tanah.

4. Aktiva tetap tidak berwujud

Aktiva tetap tak berwujud adalah sebuah keistimewaan atau nilai berharga yang dipunyai oleh sebuah perusahaan. Namun bukan dalam bentuk fisik. Tapi dalam bentuk tak berwujud. Contoh :

  • Goodwill
  • Franchise
  • Hak sewa
  • Merek dagang
  • Hak cipta
  • Hak paten

Dengan demikian sangat jelas bahwasanya aktiva adalah suatu aset yang dimiliki oleh sebuah perusahaan. Aktiva ini harus dijaga dengan baik supaya dapat bermanfaat bagi perkembangan perusahaan di masa sekarang maupun masa mendatang.

Semakin banyak aset yang dimiliki oleh sebuah perusahaan maka semakin menguntungkan perusahaan tersebut. Sedangkan pengertian aset menurut para  ahli berbeda-beda sudut pandang. Namun inti sarinya pada titik yang sama bahwasanya aset adalah segala sesuatu yang bermanfaat dan menghasilkan uang.

Demikianlah pengertian aktiva dalam keuangan beserta jenisnya. Semoga anda dapat memahami apa yang diutarakan penulis di atas.

Related posts