Pengertian Debit dan Kredit : Definisi dan Perbedaanya

  • Whatsapp
Pengertian Debit dan Kredit 2
Pengertian Debit dan Kredit
Sending
User Rating 0 (0 votes)

Dalam memahami pengertian debit dan kredit dalam akuntansiyang sesungguhnya tidaklah mudah. Diperlukan pengenalan definisi secara mendalam terhadap istilah ini dari dasar sampai terperinci. Adapun pengertian debet secara khusus adalah suatu bentuk mengurangi saldo deposito di bank maupun pengurangan saldo uang kas.

Adapun pengertian kredit adalah pemasukan yang diperoleh dengan adanya pinjaman atau pembelian yang ditentukan pembayarannya berdasarkan angsuran dalam tempo waktu yang disepakati. Perusahaan yang sedang berkembang pastinya setiap transaksi dipenuhi dengan angka kredit atau penambahan uang kas dan saldo di rekening.

Read More

Dalam dunia akuntansi dan ilmu administrasi, kedua istilah ini sering dipergunakan dan sangat familiar. Dan tak jarang ada orang yang menerapkannya secara salah. Karena kekurangpahaman mereka. Pengurangan saldo pembukuan dianggap kredit. Dan penambahan uang kas atau rekening maka disebut debit. Kesalahan itu bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, sangat penting bagi anda untu mengetahui secara benar pengertian debit dan kredit dalam akuntansi.

Sebagai bentuk untuk menertibkan administrasi, sebuah perusahaan umumnya mencatat setiap transaksi pendapatan dan pengeluaran uang dalam sebuah buku jurnal khusus. Laporan ini berisi catatan penambahan keuangan dan pengurangan finansial.

Apabila terjadi pengurangan saldo uang kas atau rekening bank seperti untuk belanja dan biaya tak terduga maka itu termasuk debit. Dalam buku jurnal harian mesti dikurangi saldo dengan kode minus. Sebaliknya, jika terjadi penambahan uang masuk maka disebut dengan kredit dengan simbol plus dalam pembukuan tersebut.

Pengertian Debit Dan Kredit Dalam Akuntansi

Pengertian Debit dan Kredit
Pengertian Debit dan Kredit

Istilah kredit juga sudah sangat populer di masyarakat Indonesia. Umumnya kegiatan kredit dilakukan dalam transaksi jual beli. Seperti pembelian barang secara kredit. Contoh : pembelian sepeda motor atau mobil maupun barang elektronik melalui leasing atau bank.

Kredit dapat juga diartikan sebuah pinjaman dari sebuah bank untuk kepentingan modal usaha. Sedangkan cara pembayaran diangsur secara bulanan dalam jumlah nominal dalam jangka waktu tertentu yang disepakati. Untuk mendapatkan kredit bank umumnya diperlukan suatu jaminan berupa sertifikat rumah atau tanah maupun BPKB kendaraan bermotor terbaru.

Sedangkan istilah debit dapat berkaitan dengan penggunaan ATM atau kartu kredit. Dimana kartu kredit atau ATM didebet dalam arti dikurangi untuk kegiatan belanja dan memenuhi kebutuhan yang lain. Untuk melakukan debit atau pengurangan saldo di kartu ATM dapat dilakukan di gerai Anjungan Tunai Mandiri terdekat.

Istilah debit dan kredit menjadi sebuah aktifitas keseharian operasional perusahaan. Kalau tidak ada pemasukan hari itu maka akan terjadi debit. Kalau perusahaan yang sehat maka angka kredit lebih besar ketimbang debit. Sehingga arus kas bersifat positif atau sehat.

Pengertian Kredit Secara Bahasa

Untuk memahami arti kredit harus dimulai dari uraiannya secara bahasa. Kredit berasal dari Credere, bahasa latin yang berarti suatu kepercayaan. Berarti kredit adalah sebuah kepercayaan yang diberikan seseorang. Yang penerapannya dalam kegiatan transaksi jual beli adalah tidak setiap orang berhak mendapatkan kepercayaan atau kredit.

Dalam ilmu kredit untuk mendapatkan persetujuan kredit maka seseorang harus memenuhi minimal tiga kriteria, antara lain :

  1. Kemampuan keuangan yang bagus
  2. Adanya jaminan yang memadai
  3. Karakter yang baik

Pengertian Kredit Menurut Para Ahli

Para pakar mencoba menjelaskan pengertian kredit secara mudah berdasarkan sudut pandang masing-masing. Seperti halnya Thomas Suyatno yang menerangkan kredit sebagai suatu bentuk upaya penyediaan uang melalui pinjaman melalui lembaga perbankan maupun perorangan. Dan imbal baliknya adalah munculnya tagihan-tagihan.

Veithzal dan Mecleod Rivai melihat pengertian kredit adalah sebuah transaksi penyerahan barang, jasa dan uang kepada pihak lain berdasarkan perjanjian dan kesepakatan di atas kertas. Yang akhirnya menimbulkan tagihan. Pihak pemberi pinjaman telah melakukan analisis dan menaruh kepercayaan kepada pihak peminjam.

Manfaat Kredit

Untuk manfaat kredit ada beberapa yang bisa dijelaskan, antara lain :

  1. Kredit berguna sebagai upaya untuk menambah pemasukan usaha
  2. Secara luas kredit berguna untuk menjaga kestabilan ekonomi suatu masyarakat
  3. Kredit mampu memberikan suntikan modal untuk memperluas usaha

Pengertian Debit Secara Bahasa

Istilah debit dalam ilmu akuntansi atau pengurangan saldo uang kas atau tabungan di rekening bank berasal dari kata Debere yang merupakan bahasa latin. Yang berarti pengurangan. Lawan dari kata debit adalah kredit atau pengurangan. Penyebutan istilah debit berbagai macam. Ada sebagian kalangan yang mengatakan istilah debit. Hal itu sama saja.

Adapun contoh debit adalah anda melaksanakan penarikan uang tunai di gerai mesin Anjungan Tunai Mandiri melalui sistem gesek.  Atau anda pun dapat melakukan penarikan uang tunai di kantor cabang bank terdekat secara langsung dengan membawa buku rekening tabungan bank bersangkutan.

Untuk menginformasikan bahwa rekening bank anda telah terdebet biasanya bank akan menginformasikan kepada nasabah dalam bentuk kertas print out, laporan notifikasi debit maupun SMS. Contohnya : berhasil. Debet Rp 5 juta pada nomor rekening 3232323 ke nomor rekening atas nama Lalan pada tanggal 17 Agustus 2019 pukul 19.00 WIB.

Contoh Soal Debit dan Kredit

Untuk contoh kredit adalah penambahan uang rekening di bank melalu pemakaian kartu kredit maupun penambahan saldo uang. Sedangkan contoh debet adalah penggunaan kartu kredit untuk pembayaran di swalayan maupun minimarket.

Perbedaan Kartu Debit dan Kredit

Selepas menguraikan pengertian debit dan kredit maka anda tidak bingung lagi dalam memahami arti keduanya. Tampaklah ada beberapa perbedaan yang sangat jelas dari keduanya disamping persamaannya. Perbedaan kartu debit dan kredit dapat dilihat dari sistemnya. Apakah dalam bentuk penambahan atau pengurangan. Jika dalam bentuk penambahan uang maka itu berarti kartu kredit. Sedangkan jika dalam bentuk pengurangan uang maka itu bentuk debet.

Untuk lebih jelasnya, perbedaan kartu debit dan kredit, antara lain :

  1. Debet adalah lawan dari pemasukan yaitu pengurangan. Dalam arti setelah melakukan debet maka uang anda dalam kas atau saldo tabungan di bank menjadi berkurang. Adapun kredit adalah pemasukan keuangan ke dalam saldo tabungan di bank ataupun uang kas
  2. Bagi bank kegiatan nasabah dalam menabung uang di perbankan disebut debit. Sedangkan mereka yang meminjam uang di bank dikategorikan kredit
  3. Untuk melakukan debit mempunyai cara tersendiri yang relatif mudah. Sebaliknya untuk melakukan kredit di bank memerlukan prosedur yang cukup ketat. Seperti kelayakan usaha, jaminan dan lain sebagainya.

Seberapa Penting Laporan Debit dan Kredit

Yang menjadi pertanyaan sekarang ini adalah seberapa penting pencatatan debit dan kredit bagi suatu perusahaan? Bagi perusahaan dan organisasi sangat penting untuk mencatat setiap transaksi yang dilakukan. Baik itu dalam bentuk kredit maupun debet.

Salah satu manfaatnya adalah pemilik usaha dapat mengawasi bisnisnya secara baik. Dari segi uang kas maupun uang masuk dan keluar. Hal ini untuk mengantisipasi penyalahgunaan keuangan.

Apalah jadinya jika sebuah perusahaan tak mempunyai data-data tentang transaksi debet dan kredit yang dilakukan setiap hari? Pastinya manajemen keuangan dan usaha akan kacau dan berantakan. Dan akan memperlambat laju perkembangan usaha.

Demikianlah pengertian debet dan kredit dalam akuntansi. Terlihat rumit. Namun jika anda mempelajarinya dengan baik maka akan semakin mudah dimengerti. Setelah mempelajari ini, anda dapat meneruskan ke tingkat lanjut dengan belajar tentang fungsi debet dan kredit.

Related posts