Pengertian Demonstrasi : Sejarah, Faktor Dan Dampak

  • Whatsapp
Pengertian Demonstrasi

Pengertian demonstrasi akan dibahas dalam artikel ini. Kalian pasti sudah tidak asing dengan kata demonstrasi. Tapi apa kalian tau apa itu demonstrasi? Bagaimana sejarah terbentuknya kata demonstrasi? Faktor apa saja yang membuat terjadinya demonstrasi? Apa saja dampak dari terjadinya demonstrasi?

Dalam artikel ini akan menjawab semua pertanyaan diatas. Seperti pengertian demonstrasi, sejarah mengenai demonstrasi, faktor-faktor yang menunjang terjadinya demonstrasi, dan yang terakhir membahas mengenai dampak-dampak dari demonstrasi. Kalau kalian penasaran. Check this out.

Read More

Pengertian Demonstrasi

Pengertian Demonstrasi

Apa sih yang dimaksud dengan demonstrasi? Dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian demonstrasi mempunyai dua arti, yakni:

  • Pernyataan protes yang disampaikan secara massal; unjuk rasa
  • Peragaan atau pertunjukan mengenai cara melakukan atau mengerjakan sesuatu.

Pada artikel kali ini akan membahas tentang demonstrasi di dalam arti unjuk rasa. Pengertian demonstrasi ialah suatu aktifitas/kegiatan dalam menyampaikan aspirasi atau menentang kebijakan dari suatu pihak, entah itu organisasi atau pemerintah, yang mana kegiatan/aktifitas tersebut adalah usaha penekanan secara politis yang dilaksanakan oleh pihak tertentu yang mempunyai kepentingan.

Pendapat lain mengatakan bahwa pengertian demonstrasi merupakan suatu bentuk pernyataan protes yang disampaikan secara massal dari sekelompok orang yang berada pada tempat umum kepada suatu kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah atau organisasi.

Pengertian demonstrasi adalah satu dari sekian banyak cara dalam menyampaikan pendapat. Kebebasan untuk menyampaikan pendapat ini juga merupakan aplikasi dari demokrasi Pancasila yang dipegang oleh negara Indonesia. Selain itu, gerakan dalam menyampaikan pendapat atau demonstrasi ini juga telah diatur di dalam undang-undang negara.

Sejarah Singkat Demonstrasi

Setelah mengetahui pengertian demonstrasi. Kalian juga perlu mengetahui sejarah singkat demonstrasi. Aksi demonstrasi dilaksanakan oleh banyak orang serta biasanya dilaksanakan oleh mahasiswa, buruh, dan anggota dari suatu organisasi. Demonstrasi ini adalah salah satu cara kelompok tertentu untuk menyampaikan gagasannya.

Tidak heran aksi ini sering kali mengakibatkan kerugian walaupun memiliki tujaun yang dapat dibilang cukup baik, “supaya suara didengar”. Aksi demonstrasi ini telah ada semenjak 71 tahun sebelum masehi.

Spartakus adalah seorang pemimpin dari budak terkemuka yang melakukan aksi demonstrasi dan merupakan aksi demonstrasi yang terkenal. berawal dari kelompok kecil budak dan jumlahnya yang terus berkembang sampai mencapai 120 ribu orang yang terdiri atas pria, wanita dan sampai anak-anak.

Gerombolan tersebut tersebar di seluruh Italia serta melakukan panjarahan. Marcus Licinius Crassus ialah komandan militer ketika waktu itu sukses menghentikkan pemberotakan tersebut. Walaupun demikian, pemberontakan yang telah dilakukan tersebut memberikan efek secara tidak langsung kepada politik romawi selama bertahun-tahun.

Faktor Penyebab Demonstrasi

Aktifitas aksi dalam unjuk rasa tidak terjadi begitu saja, terdapat banyak faktor yang mendasarinya. Mengacu dari pengertian demonstrasi di atas, adapun sejumlah faktor penyebab  dari terjadinya demonstrasi ialah sebagai berikut:

1. Ketidakadilan Sosial

Isu ketidakadilan sosial kerap menjadi alasan munculnya gesekan pada masyarakat yang berakhir dalam aksi unjuk rasa. Masyarakat yang merasa tidak memperoleh keadilan sosial berkumpul dalam menyampaikan pendapat dan gagasannya. Dengan melaksanakan aksi ini para demonstran menuntut dan berharap akan memperoleh keadilan yang lebih merata.

2. Ketidaksesuaian Pendapat

Adanya perbedaan pendapat yang sangat bertolak belakang antar masing-masing pihak bisa mengakibatkan munculnya aksi unjuk rasa. Demonstrasi dianggap mampu menjadi wadah dalam menyuarakan suara sehingga melalui aksi demonstrasi diharapkan bisa menampung pendapat sampai terwujud tujuan bersama.

3. Aspirasi Masyarakat Yang Belum Terpenuhi

Berdasarkan penjelasan diatas. Pengertian demontrasi ialah salah satu bentuk aksi dari masyarakat untuk memantau kinerja dari para pengelola negara. Dengan adanya demonstrasi bisa membuat para pengelola negara lebih sigap untuk memenuhi gagasan dari masyarakat.

Faktor Pendukung Demonstrasi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya mengenai pengertian demonstrasi. Aktifitas dari unjuk rasa adalah salah satu praktik demokrasi pada suatu negara. Guna memperlancar jalannya aksi demonstrasi maka diperlukan sejumlah faktor pendukung, yakni di antaranya;

1. Masyarakat Sipil

Aksi demonstrasi adalah wujud dari protes kekecewaan yang dilaksanakan oleh kelompok menengah ke atas serta menengah ke bawah yang kecewa atas perlakuan atasannya. Kelompok yang dikenal dengan masyarakat sipil ini pada umumnya mempunyai kemampuan dalam menggiring opini publik.

2. Dukungan

Pihak penguasa bisa ditekan melalui aksi demosntrasi dengan memakai tiga elemen yang dibutuhkan. Elemen tersebut ialah dukungan jaringan, dukungan militer serta dukungan dana. Ketiga elemen tersebut amat penting untuk melakukan aksi demonstrasi.

3. Isu/ Tema

Berdasarkan penjelasan pengertian demontrasi diatas. Aksi demonstrasi biasanya didasari atas isu atau masalah tertentu. Tema yang paling umum ialah kondisi psikologis dari masyarakat yang berhubungan dengan masalah keadilan sosial, HAM, serta harga diri.

4. Media dan Pers

Adanya media dan pers sangat membantu pada penyelenggaraan aksi demonstrasi. Demonstrasi yang terjadi pada sejumlah tempat pada umumnya akan diliput oleh pencari berita dan pada akhirnya dibagikan kemana-mana, seperti lewat siaran televisi, berita online atau media cetak.

Sebelum melangsungkan aksi demonstrasi pastinya harus membuat pemberitahuan secara tertulis terhadap polisi setempat suapaya tidak mengganggu keamanan serta kegiatan warga yang lain. Dan, ada baiknya pula jika demonstrasi dilaksanakan secara damai dan tertib.

Dampak dan Akibat Demonstrasi

Setiap kali terdapat aksi unjuk rasa pasti akan ada pengaruh yang bisa terjadi bagi seluruh pihak, baik itu pada demonstran ataupun pihak yang didemo. Sesuai dengan pengertian demonstrasi, di bawah ini  merupakan beberapa akibat dari demonstrasi ialah sebagai berikut:

1. Aspirasi atau Tuntutan Dikabulkan

Pada dasarnya para demonstran menginginkan supaya aspirasi atau tuntutannya didengar dan dikabulkan. Hal ini merupakan akibat yang bisa saja terjadi sesudah terjadinya demonstrasi dengan yang gelombang besar. Tetapi, tentu saja tidak semua aspirasi serta tuntutan dari para demonstran bisa dikabulkan sebab berbagai pertimbangan.

2. Terjadi Kerusuhan

Tidak bisa dipungkiri bahwa aksi unjuk rasa kerapkali berakhir pada kerusuhan, khususnya demonstrasi yang berkaitan dengan politik. Jumlah dari demonstran yang sangat banyak memiliki potensi supaya disusupi oleh oknum provokator sehingga memantik adanya kerusuhan.

3. Terjadi Kerusakan Fasum

Berdasarkan pengertian demonstrasi diatas. Demonstrasi dengan jumlah besar dan tidak terorganisir tidak jarang berkhir dengan kerusuhan yang mengakibatkan kerusakan pada fasilitas umum.

4. Menghambat Perekonomian

Kerap kali aksi unjuk rasa yang anarkis dapat memberikan efek pada kondisi ekonomi suatu negara secara umum. Kerusuhan serta ketidakstabilan keamanan karena demontrasi juga bisa menyebabkan penurunan indeks saham serta nilai dari mata uang suatu negara.

Kesimpulan

Demikianlah artikel kami mengenai Pengertian Demonstrasi. Pengertian demonstrasi adalah satu dari sekian banyak cara dalam menyampaikan pendapat. Kami harap dengan adanya tulisan kami kali ini bisa memberikan manfaat dan wawasan keilmuan kepada anda sekalian.

Terima kasih telah membaca artikel berjudul “Pengertian Demonstrasi : Sejarah, Faktor Dan Dampak”. Semoga bermanfaat dan jangan lupa baca artikel-artikel lain dalam web ini.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 900

No votes so far! Be the first to rate this post.

Related posts