Pengertian E-Commerce : Jenis, Manfaat Dan Dampak

  • Whatsapp
Pengertian E-Commerce

Pengertian E-commerce akan dibahas dalam artikel ini. Kalian pasti sudah tidak asing dengan kata E-commerce. Tapi taukah kalian apa itu E-commerce? Bagaimana sejarah E-commerce? Ada berapa jenis E-commerce? Seperti apa contoh E-Commerce? Apa saja komponen E-commerce? Apa sih manfaat dari E-Commerce? Selain itu apa dampak dari E-commerce?

Semua akan dibahas secara lengkap dalam artikel ini. Kalian harus baca sampai akhir dengan seksama untuk mengetahui lebih jelas mengenai E-commerce.

Read More

Pengertian E-Commerce

Pengertian E-Commerce

Apa pengertian E-commerce? Pengertian E-Commerce ialah kegiatan penyebaran, penjualan, pembelian, pemasaran produk (barang dan jasa), dengan menggunakan jaringan telekomunikasi semacam internet serta jaringan komputer.

Pengertian E-commerce (Electronic Commerce) bisa juga didefinisikan sebagai kegiatan dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi pengolahan digital untuk melaksanakan transaksi bisnis guna menciptakan, mengubah, dan mendefenisikan kembali hubungan antara penjual dan pembeli.

Secara sederhana pengertian E-commerce bisa juga didefinisikan sebagai kegiatan transaksi jual-beli barang, servis atau transmisi dana atau data yang memanfaatkan elektronik yang terkoneksi dengan internet. Transaksi e-commerce ini bukanlah merupakan hal baru di Indonesia, bahkan sekarang ini memiliki perkembangan yang cukup pesat.

Pengertian E-Commerce Menurut Para Ahli

Sejumlah ahli sudah pernah mendifiniskan mengenai pengertian E-commerce dan pengaruhnya untuk masyarakat, diantaranya yakni:

  1. Loudon (1998)

Menurut Loudon pengertian E-Commerce ialah sebuah proses transaksi yang dilakukan antara pembeli dan penjual dalam membeli serta menjual beragam produk secara elektronik dari perusahaan ke perusahaan dengan memanfaatkan komputer untuk jembatan transaksi bisnis yang dilaksanakan.

  1. Jony Wong

Menurut Jony Wong Pengertian E-Commerce (Perdagangan Elektronik) ialah pembelian, penjualan, dan pemasaran barang serta jasa dengan meggunakan sistem elektronik.

  1. Vermaat

Menurut Vermaat pengertian E-Commerce merupakan transaksi bisnis yang terjadi pada jaringan elektronik semacam internet. bisa disebut juga, siapapun yang mempunyai jaringan internet bisa ambil bagian pada aktifitas E-Commerce

Sejarah E-Commerce

Setelah mengetahui pengertian E-commerce. Bagaimana sejara terbentuknya E-commerce? Awal munculnya e-commerce dimulai sejak tahun 1960 an ketika bisnis memakai EDI  (Electronic Data Interchange) populer. Selanjutnya, pada tahun 1979, American Standars Institute mengembangkan ASC X12.

ASC X12 sering dimanfaatkan untuk saling share dokumen ddengan memakai perangkat elektronik serta terus dikembangkan pada tahun 1980 an dan 1990 an sampai munculnya salah satu perusahaan bisnis terbesar, yakni eBay dan Amazon yang membuat revolusi dalan dunia e-commerce. Sekarang konsumen dapat membeli produk apapun dengan jumlah yang tidak terbatas secara online.

Jenis-Jenis E-commerce

Berdasarkan pengertian E-commerce yang telah dijelaskan diatas. Terdapat sejumlah jenis transaksi yang ada di dalam e-commerce ini, antara lain bisnis ke bisnis, bisnis ke konsumen, konsumen ke konsumen atau juga konsumen ke bisnis. Maka dari itu, istilah e-commerce serta e-business selalu dihubungkan.

1. E-Commerce Business to Business (B2B)

Transaksi e-commerce satu ini dikerjakan oleh dua pihak yang sama-sama mempunyai kepentingan dalam bisnis. Dua pihak ini saling mengerti serta tahu mengenai bisnis yang tengah dijalankan.

Umumnya bisnis tersebut dikerjakan secara berkesinambungan, atau simpelnya berlangganan. Contoh dari B2B ini yakni produsen erta suplier yang saling bertransaksi secara online entah untuk konsultasi kebutuhan barang, sampai dengan proses pembayarannya.

2. E-commerce Business to Consumer (B2C)

Berdasarkan pengertian E-commerce yang telah dijelaskan diatas. Jenis E-commerce yang kedua adalah B2C. Business to consumer dilaksanakan oleh pelaku bisnis dan konsumen. Transaksi e-commerce ini terjadi seperti jual-beli pada umumnya. Konsumen memperoleh penawaran produk serta melakukan pembelian secara online.

3. E-commerce C2C (Konsumen Ke Konsumen)

Untuk C2C, traksaksi bisa dilakukan konsumen ke konsumen. Jika Anda sering memakai Tokopedia, Bukalapak, OLXdan palikasi sejenisnya, maka itulah yang disebut B2C e-commerce.

Transaksi jual beli di lakukan secara online lewat marketplace. Jadi C2C pada masalah ini menjadi perantara penjual dan pembeli.

4. Consumen to Busines (C2B)

Berdasarkan pengertian E-commerce yang telah dijelaskan diatas. Jenis E-commerce yang keempat adalah C2B. C2B merupakan kebalikan B2C di mana konsumen terakhir bertindak sebagai penjual dan perusahaan bertindak sebagai pembeli.

5. Media atau Aplikasi E-commerce

Seperti yang telah dijabarkan sebelumnya, transaksi bisnis ini tergantung pada beberapa aplikasi erta media online lainnya, contohnya saja katalog, email, shopping carts, eb service, EDI dan file transfer protocol. Hal ini pastinya melibatkan aktifitas B2B (business to business).

Contoh E-Commerce di Indonesia

Setelah mengetahui pengertian E-commerce, sejarah E-commerce dan jenis E-commerce. Pembahasan selanjutnya mengenai contoh E-commerce di Indonesia. Sebetulnya bisnis e-commerce di Indonesia sudah ada sejak lama. Beberapa contoh dari e-commerce di Indonesia yakni:

1. Jual Beli Online di Marketplace

Transaksi jual-beli online di Marketplace lokal telah sangat ramai saat ini. Sejumlah marketplace terkenal yang ada di tanah air, sebut saja; Bukalapak.com, Tokopedia.com, Blibli.com, Kaskus.co.id, Traveloka, dan lain-lain.

2. Internet Banking dan SMS Banking

Transaksi pembayaran dengan internet serta jaringan telekomunikasi juga bagian yang tidak bisa terpisahkan dari aktifitas e-commerce.

3. TV Kabel dan Internet Provider

Berlangganan TV Kabel dan internet juga salah satu bentuk dalam e-commerce yang telah cukup lama berlangsung di Indonesia. Sejumlah perusahaan yang terdapat dalam bisnis TV kabel dan internet provider yakni; Indovision, Big TV, Indihome, MyRepublic, dan Firstmedia.

Komponen E-Commerce

Berdasarkan pengertian E-commerce yang telah dibahas. Dalam praktiknya, e-commerce memiliki sejumlah komponen standar yang mensupport proses operasionalnya, lebih jelasnya bisa disimak di bawah ini :

1. Produk

E-commerce mendukung penjualan beragam produk, mulai dari produk fisik sampai produk digital. Contoh dari produk digital: ebook, membership, software, musik, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk produk fisik: buku, pakaian, gadget, dan lain-lain

2. Tempat Menjual Produk

Kegiatan e-commerce dilaksanakan di internet, maka membutuhkan domain serta hosting dalam membuat website untuk media pemasaran .

3. Cara Menerima Pesanan

Terdapat banyak  sekalicara yang dapat dilakukan dalam meneriman pesanan. Diantaranya yakni dengan menggunakan email, telepon, SMS, Chatting dan lain-lain.

4. Metode Pembayaran

Berdasarkan pengertian E-commerce, komponen E-commerce yang keempat adalah metode pembayaran. Sejumlah metode pembayaran e-commerce pada umumnya memakai transfer melalui ATM, kartu kredit, COD, e-payment.

5. Metode Pengiriman

Metode pengiriman barang e-commerce di Indonesia biasanya memanfaatkan jasa pengiriman barang seperti ; JNE, TIKI, Pos Indonesia, dan lain-lain. Tetapi, ada pula yang memakai jasa antar dari Ojek Online.

6. Customer Service

Layanan pelanggan adalah komponen yang paling penting pada operasional e-commerce. Kegiatan ini umumnya dilaksanakan menggunakan email, formulir online, FAQ, telepon, chatting, serta social media.

Manfaat E-Commerce Bagi Bisnis dan Konsumen

Berdasarkan pengertian E-commerce. Dari perspektof bisnis, E-Commerce memberikan banyak sekali manfaat untuk para pengusaha. Sejumlah manfaat dari e-commerce pada dunia bisnis yakni:

1. Manfaat E-Commerce Bagi Pelaku Bisnis

  • Kemudahan untuk kegiatan jual beli
  • Memangkas biaya pemasaran
  • Kemudahan berkomunikasi dengan konsumen serta produsen
  • Mampu menjangkau target pasar yang lebih luas
  • Penyebaran informasi yang mudah dan cepat
  • Proses pembayaran lebih gampang juga cepat

2. Manfaat E-Commerce Bagi Konsumen

  • Konsumen bisa berbelanja lebih mudah selama 24 jam sehari sepanjang tahun
  • Konsumen mampu meninjau berbagai macam pilihan yang dianggap terbaik dengan harga yang sesuai
  • Konsumen bisa membeli produk serta jasa dengan biaya yang lebih mudah sesudah melakukan perbandingan antara berbagai e-commerce

Dampak Positif dan Negatif E-commerce

Berdasarkan pengertian E-commerce. Selain manfaat dari E-commerce. Pembahasan selanjutnya adalah dampak positif dan negatif dari E-commerce. E-commerce memang memberikan keuntungan untuk mereka yang menggunakannya. Tetapi, pada sisi lain ternyata e-commerce juga memiliki dampak negatif.

1. Dampak Positif E-commerce

  • Memberikan peluang guna meningkatkan market exposure
  • Berpotensi supaya memperluas jangkauan secara global (global reach)
  • Kesempatan dalam pengurangan biaya operasional (operating cost)
  • Kemudahan untuk membangun serta meningkatkan customer loyality
  • Meningkatkan mata rantai pendapatan (value chain)
  • Membantu dalam mempersingkat waktu produksi
  • Mampu meningkatkan supplier management

2. Dampak Negatif E-commerce

  • Potensi adanya penipuan dimana seseorang mengalami kerugian sebab kecurangan pihak lain.
  • Kemungkinan adanya pencurian data dan informasi rahasia dan berharga yang bisa memberikan efek kerugian besar terhadap korban
  • Potensi terjadinya kehilangan kesempatan untuk berbisnis maupun kerugian pelanggan yang disebabkan gangguan sistem, contohnya human error atau gangguan listrik tiba-tiba.
  • Kemungkinan adanya akses yang dilakukan orang lain, contohnya hacker yang membobol sistem perbankan.
  • Kampanye negatif melalui internet yang dilakukan oleh kompetitor yang bisa berefek buruk untuk sebuah bisnis
  • Potensi kerugian yang dapat terjadi karena kesalahan manusia entah itu sengaja maupun tidak sengaja.

Kesimpulan

Demikianlah artikel kami mengenai Pengertian E-Commerce. Pengertian E-commerce adalah  kegiatan transaksi jual-beli barang, servis atau transmisi dana atau data yang memanfaatkan elektronik yang terkoneksi dengan internet. Selain pengertian E-commerce dalam artikel ini juga telah membahas lengkap mengenai E-commerce seperti jenis, manfaat, dampak positof dan negatif.

Selain itu masih banyak lagi mengenai E-commerce. Semoga tulisan kami kali ini bisa memberikan wawasan dan ilmuu untuk anda sekalian. Terima kasih telah membaca artikel ini. Jangan lupa baca artikel lainnya dalam web ini.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 879

No votes so far! Be the first to rate this post.

Related posts