Pengertian Hacking Dan Cracking + Perbedaannya

  • Whatsapp
Pengertian Hacking Dan Cracking serta Perbedaannya
Sending
User Rating 0 (0 votes)

Untuk Anda yang berkecimpung dalam bidang sistem komputer, mungkin tidak asing lagi dengan pengertian hacking dan cracking. Terdapat berbagai pemikiran mengenai definisi dari hacking dan cracking, ada yang mengartikannya secara positif dan ada juga yang mengartikannya negatif. Lalu, apa pengertian hacking dan  cracing ?

Pada dasarnya, Hacker merupakan seseorang yang memiliki keahlian dalam komputer dan memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap keamanan sistem komputer.

Read More

Hacker akan bertugas untuk membuat, memodifikasi, atau mengeksploitasi perangkat yang ada didalam komputer, terutama bagian keamanan.

Istilah hacker atau hacking ini muncul sejak tahun 1960-an di kalangan mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachussetts Institute of Technology (MIT).

Mereka menjadi pencetus dalam perkembangan teknologi komputer yang berfokus pada komputer mainframe.

Awalnya, kata “hacker” itu ditujukan pada orang yang memiliki keahlian dalam komputer untuk merancang program komputer yang lebih baik dari sebelumnya. Akan tetapi, makna hacker berubah menjadi negatif pada tahun 1983.

Itu dikarenakan FBI menangkap sekelompok orang yang bergabung dalam kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee, Amerika Serikat.

Mereka dinyatakan bersalah atas pembobolan 70 unit komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos.

Pada perkembangan hacking dan cracking berikutnya, ada sekelompok orang yang menyebut diri mereka sebagai hacker. Padahal, perkumpulan hacker sejati tidak setuju dengan pengakuan yang menyatakan bahwa hacker dikategorikan sebagai pembobol keamanan sistem komputer. Istilah pembobol jenis ini lebih tepat disebut dengan cracker.

Pengertian Hacking dan Cracking

Pengertian Hacking Dan Cracking serta Perbedaannya

Menurut pendapat sebagian masyarakat dalam memahami hacking ialah sebuah kegiatan yang memiliki tujuan untuk merugikan pihak tertentu. karna, hacker tersebut akan menyusup ke celah-celah jaringan yang belum bekerja dengan baik dan menyisipkan program baru yang dapat merusak sistem didalamnya.

Jenis Jenis Hacker

Ada 5 jenis hacking yaitu penjelasannya sebagai berikut :

  1. White Hat Hacker ialah istilah bagi teknologi informasi yang mengacu kepada hacking yang secara etis menunjukkan kelemahan dalam sebuah sistem komputer. White hat secara umum lebih memfokuskan aksinya kepada bagaimana melindungi sebuah sistem, dimana bertentangan dengan black hat yang lebih memfokuskan aksinya kepada bagaimana menerobos sistem tersebut.
  1. Black Hat Hacker atau hacking ialah seseorang yang menerobos masuk ke dalam komputer, yang biasanya memiliki tujuan untuk memperoleh akses ke kontrol administratif. Beberapa berpendapat bahwa kegiatan hacking, digambarkan sebagai orang yang menerobos masuk ke dalam komputer dengan cara menerobos sistem keamanannya. komunitas hacker ini adalah komunitas orang yang memiliki minat besar dalam pemrograman komputer, sering menciptakan perangkat lunak open source. Orang-orang ini sekarang mengacu pada cyber-criminal hackersebagai “cracker”.
  1. Grey Hat Hacker adalah orang yang menganut standar etika ganda dalam aktivitas hacking yang dilakukannya. Sekali waktu mungkin hacker ini menjunjung etika hacker, namun di waktu yang lain aktivitasnya melanggar batas-batas hukum. Jadi, kelompok ini berada di antara white hat hacker dan black hat hacker.
  1. Script Kiddie Hacker adalah orang yang tidak mahir dalam hacking sistem komputer, namun orang ini mampu menerobos sistem komputer dengan menggunakan software atau tools yang dibuat orang lain.
  1. Hacktivist Hacker adalah jenis hacker yang menggunakan kemampuannya untuk menyebarkan pesan–pesan tertentu (politik, agama, ideologi, dll). Mereka melakukan website deface untuk menampilkan pesan mereka di website korban.

Pengertian Cracking

Cracking merupakan kegiatan membobol suatu sistem komputer  dengan tujuan mengambil. Sedangkan orang yang melakukan cracking disebut cracker. Cracker ialah mencoba masuk kedalam suatu sistem komputer tanpa ijin (authorisasi), individu ini biasanya berniat jahat atau buruk, sebagai kebalikan dari ‘hacker’, dan biasanya mencari keuntungan dalam memasuki suatu sistem.

Dengan berhubungan dengan koleganya, seorang cracking dapat belajar mengenai teknik-teknik baru, memahami ideologi cracker, barter informasi, mengajak cracker lain untuk melakukan cracking hingga berbagi pengalaman.

Sosialisasi cracking dengan cracking lainnya sebagai kerap terjadi di suatu tempat yang sama dan dapat dianggap sebagai sebuah komunitas.

Dalam komunitas tersebut, cracking biasa melakukan hubungan melalui alat komunikasi elektronis sehingga komunitas tersebut bisa dinyatakan sebagai komunitas elektronis atau maya. Komunitas maya tersebut kerap menggunakan aplikasi chat atau Internet Relay Chat (IRC).

Kegiatan cracking dimulai dengan menjajaki celah-celah lubang keamanan. Asumsikan cracker adalah seorang pencuri. Ketika hendak mencuri  di sebuah tempat, seorang pencuri akan melihat-lihat apakah ada lubang keamanan dari rumah sasaran yang bisa dimasuki.

Lubang keamanan atau dalam Bahasa Inggris disebut security hole, akan menjadi pintu masuk bagi pencuri untuk melakukan aksinya.

Begitu pula dalam kegiatan cracking, ketika cracker hendak meng-crack sebuah situs maka cracker akan meraba-raba (probing) sebuah sistem dengan melihat apakah ada celah yang bisa dimasuki.

Alat-alat yang digunakan untuk hal ini banyak sekali, yang terkenal adalah Nmap, Strobe, Tcpprobe atau Queso di Linux dan Unix.

Software Cracking

Software cracking (dikenal sebagai “breaking” pada era 1980-an) adalah proses modifikasi software secara illegal untuk menghapus atau menonaktifkan fitur-fitur yang menghalangi penggunaan program secara lengkap, terutama manipulasi fitur copy perlindungan (nomor seri, kunci hardware, tanggal cek dan cek disk, atau perangkat lunak).

Sebuah crack rata-rata mengacu pada jenis software, atau alat yang dapat merusak seperti keygen, patch, fairlight, nukewar, dan loader.

  1. Keygen merupakan generator lisensi produk buatan yang menawarkan kemampuan untuk menghasilkan lisensi “sah” atas nama anda sendiri.
  2. Patch adalah program komputer kecil yang mengubah kode dari program lain. Patch memiliki kelebihan yang tidak memerlukan eksekusi memori besar sebab hanya beberapa byte yang diubah.
  3. Loader memodifikasi aliran startup program dan tidak menghapus perlindungan tetapi sirkumvent. Contoh terkenal dari loader adalah trainer yang digunakan untuk memanipulasi pola permainan.
  4. Fairlight menghadirkan salah satu file ekstensi .nfo yang tidak disertakan untuk rilis permainan (game). Nukewar berfungsi mendeteksi keabsahan crack.

Perbedaan Hacking dan Cracking

Beberapa perbedaan hacker dan cracker dapat juga diketahui dari kegiatan yang dilakukannya, seperti :

  1. Hacker dalam menganalisa kelemahan suatu sistem tanpa merusak aslinya dikarenakan hanya mencari kelemahan atau celah keamanan.
  2. Hacker memiliki etika serta mengetahui dan menyadari seluruh akibat dari apa yang dilakukannya, dan bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya.
  3. Hacker tidak segan-segan untuk berbagi ilmu kepada orang lain yang serius untuk ilmu pengetahuan dan kebaikan.
  4. Hacker memiliki komunitas yang jelas dan terbuka untuk memperdalam ilmu dan memperbanyak pemahaman tentang sistem operasi bagi sesama hacker.
  5. Cracker dalam menganalisa kelemahan bersifat merusak atau mengacak-acak karena hanya untuk keuntungan atau kepentingan sendiri yang bisa merugikan pihak lain.
  6. Cracker bersifat tersembunyi dengan menggunakan IP address yang sulit dilacak.
  7. Cracker memiliki komunitas bersifat tertutup dan tersembunyi, hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya.

Demikianlah informasi seputar pengertian hacking dan cracking dan hal-hal yang terkait dengannya semoga dari ulasan diatas dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih.

Related posts