Pengertian Koordinasi : Jenis, Manfaat Dan Contoh

  • Whatsapp
Pengertian Koordinasi

Pengertian koordinasi akan dibahas dalam artikel ini. Pasti kalian tidak asing dengan kata koordinasi. Namun taukah kalian pengertian koordinasi? Apa saja jenis koordinasi? Apa saja manfaat yang didapat dengan adanya koordinasi? Selain itu apa saja ruang lingkup koordinasi? Dan apa saja contoh dari koordinasi?

Semua akan dibahas dalam artikel ini. Dimulai dari pembahasan mengenai pengertian koordinasi hingga contoh dari koordinasi. Simak artikel dibawah ini sampai selesai agar kalian mengetahui lebih jelas mengenai koordinasi.

Read More

Pengertian Koordinasi

Pengertian Koordinasi

Kata “koordinasi” berasal dari kosa kata bahasa Inggris, yaitu “coordination” yang memiliki arti tindakan mengatur, menertibkan, atau membuat segala sesuatu supaya berjalan lancar bersama.

Jadi dari asal katanya tersebut, pengertian koordinasi ialah pengaturan serta pengorganisasian berbagai macam elemen yang kompleks sehingga seluruhnya dapat terintegrasi dan bisa bekerjasama secara harmonis juga efektif.

Pada ilmu manajemen, pengertian koordinasi ialah serangkaian aktifitas yang dilaksanakan untuk mengintegrasikan serta menyelaraskan tujuan dan rancangan kerja yang sudah disepakati pada semua unsur, bidang fungsional dan departemen, guna menghasilkan suatu tindakan yang seragam dan harmonis secara efektif dan efisien.

Menurut George Robert Terry, terdapat beberapa syarat yang wajib ada pada proses koordinasi, yakni:

  • Mempunyai perasaan dalam bekerjasama (Sense of Cooperation), yakni adanya perasaan untuk bisa saling bekerjasama, bukan per individu namun dari sudut bagian per bagian pada bidang pekerjaan.
  • Mempunyai rasa persaingan (Rivalry), perusahaan besar pada umumnya mengadakan persaingan antar departemen dengan harapan supaya setiap departemen berlomba mengerjakan yang terbaik dalam mencapai kemajuan.
  • Mempunyai semangat tim (Team Spirit), berarti setiap orang atau setiap bagian pada organisasi perlu saling menghargai antara satu sama lainnya.
  • Mempunyai rasa setia kawan (Esprit de corps), yakni setiap orang atau setiap bagian pada organisasi wajib mempunyai rasa setia kawan.

Pada sebuah organisasi, seluruh departemen wajib mengerjakan bagian dari unit secara kohesif guna memaksimalkan kinerja. Maka dri itu, bisa dikatakan jika fungsi koordinasi ialah untuk mengatur berbagai macam upaya sinkronisasi tindakan supaya mampu mencapai tujuan bersama.

Pengertian Koordinasi Menurut Para Ahli

Supaya lebih paham mengenai apa itu koordinasi, maka kita bisa merujuk pada pendapat beberapa ahli di bawah ini:

1. George Robert Terry

Menurut Terry, pengertian koordinasi ialah sebuah usaha yang sinkron dan teratur guna menyediakan jumlah dan waktu yang tepat, serta mengarahkan pelaksanaan supaya bisa menghasilkan suatu tindakan yang seragam serta harmonis pada sasaran yang telah disepakati.

2. F.L. Brech

Menurut Brech, pengertian koordinasi ialah menyeimbangkan dan menjaga tim dengan memastikan pembagian tugas yang sesuai bagi berbagai anggota serta melihat bahwa tugas dilaksanakan dengan harmoni di antara para anggota itu sendiri.

3. David H. McFarland

Menurut McFarland, pengertian koordinasi ialah suatu proses yang mana pimpinan mengembangkan pola usaha kelompok secara teratur yang ada pada bawahannya serta menjamin kesatuan tindakan dalam mencapai tujuan bersama.

4. Kamus Besar Bahasa Indonesia

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian koordinasi ialah (1) perihal mengatur suatu organisasi atau kegiatan sehingga peraturan dan tindakan yang akan dilaksanakan tidak saling bertentangan atau simpang siur; (2) penggabungan satuan gramatikal yang sederajat dengan konjungsi koordinatif;

Jenis-Jenis Koordinasi

Setalah mengetahui mengenai pengertian koordinasi. Kalian juga perlu mengetahui jenis-jenis dari koordinasi. Pada dasarnya koordinasi bisa dibagi berdasar dua kategori, yakni berdasarkan ruang lingkupnya serta berdasarkan alur koordinasinya. Di bawah ini merupakan penjelasan jenis-jenis koordinasi tersebut:

1. Koordinasi Berdasarkan Ruang Lingkup (Scope)

Jenis koordinasi berdasarkan ruang lingkupnya bisa dibedakan menjadi dua:

  • Koordinasi Internal. Pengertian koordinasi internal yakni hubungan antara seluruh manajer, eksekutif, departemen, divisi, cabang, serta karyawan atau pekerja pada suatu organisasi. Koordinasi ini memiliki tujuan guna mengintegrasikan tujuan dan kegiatan unit kerja pada organisasi tersebut.
  • Koordinasi Eksternal. Pengertian koordinasi eksternal yakni hubungan antara organisasi dan karyawannya dengan lingkungan eksternalnya, termasuk pula di dalamnya ada; masyarakat, konsumen, lembaga keuangan, pemasok, lembaga pemerintah, pesaing, dan yang lainnya.

2. Koordinasi Berdasarkan Alirannya (Flow)

Jenis koordinasi berdasar alirannya juga bisa dibedakan menjadi dua, yakni:

  • Koordinasi Vertikal. Pengertian koordinasi vertikal yaitu koordinasi antara berbagai tingkatan organisasi dan harus memastikan bahwa seluruh tingkatan di organisasi bertindak selaras dan sesuai dengan kebijakan yang terdapat diorganisasi. Koordinasi vertikal berkaitan dengan pengarahan serta penyatuan intruksi dari atasan unit-unit kerja yang menjadi tanggung jawabnya.
  • Koordinasi Horizontal. Pengertian koordinasi horizontal yakni koordinasi yang terjadi antara sejumlah departemen atau unit kerja di tingkat hirarki manajemen yang sama.

Manfaat dan Tujuan Koordinasi

Dari penjelasan tentang koordinasi di atas kita bisa memahami bahwa pengertian koordinasi ialah proses penyelarasan, menyamakan, dan menyeimbangkan, seluruh kegiatan dan aktivitas pada pelaksaaan pekerjaan setiap individu di dalam organisasi guna mencapai tujuan bersama. Di bawah ini merupakan beberapa manfaat dan tujuan dari koordinasi.

1. Tujuan Koordinasi

Menurut Taliziduhu Ndraha, setidaknya terdapat tiga tujuan dari koordinasi, yakni:

  • Guna membangun dan menjaga efektivitas dari organisasi sebaik mungkin melalui sinkronisasi, penyerasian, kebersamaan, serta kesinambungan, antar bermacam aktifitas dependen suatu organisasi.
  • Guna mencegah terjadinya konflik serta membangun efisiensi setinggi mungkin pada setiap kegiatan inter-dependen yang berbeda dengan berbagai ketentuan yang mengikat seluruh pihak yang bersangkutan.
  • Untuk membangun dan menjaga suasana juga sikap saling peduli dan tanggap pada kalangan unit kerja interdependen serta independen yang berbeda-beda sehingga prestasi unit kerja tak dapat dirusak oleh unit kerja yang lain. Maka dari itu diperlukan adanya koordinasi dengan jaringan komunikasi dan informasi yang efektif.

2. Manfaat Koordinasi

Menurut T. Hani Handoko (2003), organisasi bakal memperoleh beberapa manfaat jika melaksanakan koordinasi yang efektif, di antaranya:

  • Menghindari perasaan terlepas antara satu sama lain, antara satuan-satuan organisasi atau pejabat di organisasi.
  • Menghindari pendapat atau perasaan jika satuan organisasi atau pejabat tertentu ialah yang terpenting.
  • Mencegah potensi lahirnya pertentangan antar bagian di dalam organisasi.
  • Mencegah kekosongan pekerjaan di suatu kegiatan pada organisasi.
  • Mendorong supaya adanya kesadaran para pegawai untuk saling membantu.

Ruang Lingkup Koordinasi

Berdasarkan pengertian koordinasi yang telah dijelaskan sebelumnya. Di dalam bukunya yang berjudul Principles of Management (1964), George R Terry menyenutkan bahwa koordinasi mempunyai empat ruang lingkup, yakni:

1. Koordinasi dalam Individu

Dapat dilihat melalui sudut pandang manajemen organisasi, koordinasi individu tidak berkaitan secara langsung dengan manajemen pada suatu organisasi. Walaupun demikian, ternyata keahlian atau kemampuan individu ketika mengatur dan menyelesaikan suatu tanggung jawab yang dimanatkan organisasi bisa memberikan efek pada pencapaian dan tujuan pribadi.

2. Koordinasi Antara Individu-Individu dari Suatu Kelompok

Koordinasi antara individu pada suatu kelompok ialah salah satu kunci keberhasilan kelompok itu sendiri. Ini dapat dilihat di suatu perusahaan maupun tim olah raga. Adanya koordinasi antar individu pada suatu kelompok serta pembagian tugas dan komunikasi yang baik bisa membuat kelompok tersebut tambah bersinergi. Dengan begitu, pencapaian tujuan dari kelompok tersebut akan bisa diraih.

3. Koordinasi Antara Kelompok pada Suatu Perusahaan

Setiap perusahaan mempunyai divisi atau departemen yang menangani pada bidang-bidang tertentu. Koordinasi antar divisi atau departemen perlu berjalan baik dan selaras supaya proses aktifitas dan pencapaian tujuan bisa dilakukan.

4. Koordinasi Antara Perusahaan dan Berbagai Macam Peristiwa Dunia

Hubungan dengan pihak luar sering dibutuhkan guna mewujudkan tujuan yang diinginkan oleh organisasi. Aktifitas koordinasi dengan pihak luar tersebut pastinya perlu disesuaikan dengan lingkungan eksternal.

Contoh Koordinasi

Setelah mengetahui pengertian koordinasi, jenis koordinasi, manfaat koordinasi dan rung lingkup koordinasi. Apa kalian telah terbayang seperti apa contoh koordinasi? Contoh koordinasi dapat kita lihat di dalam berbagai situasi dan tempat, contohnya lingkungan kerja atau sekolah. Di bawah ini merupakan beberapa contoh koordinasi yang sering terjadi di sekitar kita:

1. Koordinasi di Lingkungan Sekolah

Contohnya koordinasi yang dikerjakan oleh wali kelas dengan berbagai pihak, entah secara horizontal ataupun vertikal. Biasanya wali kelas bakal melaksanakan koordinasi dengan berbagai pihak yang berhubungan dengan prestasi belajar siswa. Mulai dari koordinasi dengan pimpinan sekolah, guru mata pelajaran, guru bimbingan dan konseling, juga orang tua siswa.

2. Koordinasi di Lingkungan Kerja

Contohnya koordinasi yang dikerjakan oleh seorang manejer penjualan dengan pihak yang berhubungan pada suatu perusahaan, baik horizontal ataupun vertikal. Seperti kita ketahui, manejer penjualan bertanggungjawab atas proses penjualan produk yang dipasarkan oleh sebuah perusahaan.

Di dalam pelaksanaan tugasnya, manajer penjualan akan banyak melaksanakan koordinasi dengan berbagai macam pihak. Mulai dari koordinasi dengan internal organisasi, semacam; general manager, bagian produksi, supervisor penjualan, staf, sampai dengan koordinasi dengan pihak eksternal, konsumen misalnya.

Kesimpulan

Demikianlah artikel kami mengenai Pengertian Koordinasi.  Dapat disimpulkan pengertian koordinasi ialah pengaturan serta pengorganisasian berbagai macam elemen yang kompleks sehingga seluruhnya dapat terintegrasi dan bisa bekerjasama secara harmonis juga efektif. Selain pengertian koordinasi. Dalam artikel ini juga telah dibahas mengenai jenis koordinasi, manfaat koordinasi, ruang lingkup dan contoh koordinasi.

Kami harap dengan adanya artikel kami kali ini akan dapat bermanfaat dan menambah wawasan keilmuan anda sekalian. Terima kasih telah membaca artikel ini. Jangan luoa baca artikel lain dalam web ini.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 877

No votes so far! Be the first to rate this post.

Related posts