Pengertian Manajemen Agribisnis : Lengkap

  • Whatsapp
Pengertian Manajemen Agribisnis

Pengertian manajemen agribisnis akan dibahas dalam artikel ini. Taukah kalian apa itu manajemen agribisnis? Apa fungsi manajamen agribisnis? Apa saja ruang lingkup dari manajemen agribisnis? Apa saja aspek-aspek penting dari manajemen agribisnis?

Semua pertanyaan diatas akan dibahas dalam artikel ini. Dimulai dari pembahasan pengertian manajemen agribisnis hingga aspek-aspek penting dalam manajeman agribisnis. Simak selengkapnya mengenai manajemen agribisnis dalam artikel ini sampai selesai.

Read More

Pengertian Manajemen Agribisnis

Pengertian Manajemen Agribisnis

Apa yang dimaksud manajemen agribisnis? Pengertian manajemen agribisnis ialah suatu aktifitas pada industri pertanian (agro-industri) yang menerapkan ilmu manajemen dengan mencanangkan fungsi perencanaan, penyusunan, pengarahan, dan pengendalian, serta memanfaatkan seluruh sumber daya yang tersedia guna meraih tujuan, yakni menghasilkan produk pertanian yang memberikan keuntungan.

Pada bidang bisnis, pengertian manajemen agribisnis sangatlah luas dan pernah diuraikan oleh beberapa ahli. Secara konsep, manajemen agribisnis merupakan seluruh aktifitas dari pengadaan, penyaluran sampai pemasaran produk-produk pertanian serta agro-industri yang mempunyai  hubungan antara satu dengan yang lain.

Manajemen diperlukan untuk agribisnis sebagai sarana dalam menyusun perencanaan agribisnis yang terstruktur dan terorganisasi dengan baik. Dengan definisi pengertiannya isinya tersebut, bisa dipahami bahwa perencanaan merupakan hal yang sangat vital di dalam bisnis pertanian sebab sifatnya yang penuh ketidakpastian serta rentan pada risiko kerugian.

Manajemen Agribisnis Menurut Para Ahli

Kata agribisnis ialah hasil adaptasi yang berasal dari dari bahasa Inggris, yakni Agribusiness. Agri berarti adalah pertanian, sedang Business berarti usaha atau aktifitas dalam meraih keuntungan. Sejumlah ahli menjelaskan mengenai pengertian manajemen agribisnis, diantaranya yakni:

1. E. Austin

Menurut Austin, pengertian Manajemen Agribisnis ialah kesatuan aktifitas usaha yang mencakup kegiatan usaha tani, pengolahan bahan makanan, usaha sarana dan prasarana produksi pertanian, transportasi, perdagangan, kestabilan pangan dan berbagai macam kegiatan yang lain termasuk di dalamnya distribusi bahan pangan dan serat-seratan pada konsumen.

2. Wibowo

Menurut Wibowo dkk (1994), pengertian Manajemen Agribisnis ialah seluruh kegiatan mulai dari pengadaan, pelaksanaan, penyaluran, sampai pemasaran produk yang dihasilkan dari suatu usaha tani atau agro-industri yang saling berhubungan antara satu sama lain.

Atau dengan kata lain, manajemen agribisnis bisa dipandang sebagai sebuah sistem pertanian yang mempunyai sejumlah komponen sub-sistem yakni, usaha tani yang membuat bahan baku, pengolahan hasil pertania, dan pemasaran hasil pertanian.

3. Sjarkowi dan M. Sufri

Menurut Sjarkowi dan Sufri (2004), pengertian Manajemen Agribisnis ialah seluruh usaha yang berkaitan dengan kegiatan produksi pertanian, yang mencakup pengusahaan input pertanian dan atau pengusahaan produksi itu sendiri serta pengusahaan pengelolaan hasil pertanian. Atau bisa dikatakan juga bahwa agribisnis ialah cara pandang ekonomi untuk usaha penyediaan pangan.

4. Soekartawi

Menurut Soekartawi (1993), pengertian Manajemen Agribisnis ialah kesatuan kegiatan usaha yang mencakup salah satu atau keseluruhan dari mata rantai produksi, pengolahan hasil, dan pemasaran produk-produk yang ada kaitannya dengan pertanian di dalam arti luas

5. Drilon, J.D

Menurut Drilon, pengertian Manajemen Agribisnis ialah seluruh kegiatan yang berkaitan dengan manufaktur dan distribusi dari sarana produksi pertanian, aktivitas yang dilaksanakan usaha tani, serta penyimpanan, pengolahan, dan distribusi dari produk pertanian dan produk-produk lain yang dihasilkan dari produk pertanian.

Fungsi Manajemen Agribisnis

Setelah mengetahui pengertian manajemen agribisnis. Kalian juga perlu mengetahui fungsi manajemen agribisnis. Karakteristik Agribisnis berbeda daripada bidang bisnis yang lain, maka penerapan berbagai macam fungsi manajerial pada agribisnis juga berbeda. Sejumlah fungsi Manajemen Agribisnis diantaranya yakni:

  • Pengadaan dan penyaluran sarana produksi
  • Aktifitas produksi primer (budidaya)
  • Kegiatan Pengolahan (agro-industri)
  • Aktifitas Pemasaran

Fungsi dari Manajemen Agribisnis di atas disusun menjadi sebuah sistem, yang mana seluruh fungsi tersebut selanjutnya dijadikan beberapa sub-sistem. Sistem Agribisnis ini hanya dapat berfungsi dengan baik jika seluruh sub-sistem yang ada bisa bekerja sesuai fungsinya. Dan apabila ada gangguan di salah satu sub-sistemnya, maka sistem tersebut bisa mengalami masalah.

Ruang Lingkup Manajemen Agribisnis

Pengertian manajemen agribisnis adalah sebuah sistem yang utuh mulai dari sub-sistem penyediaan sarana produski dan peralatan pertanian, sub-sistem usaha tani, sub-sistem pengolahan atau agroindustri, dan sub-sistem pemasaran. Suatu support dari sub-sistem kelembagaan sarana dan prasarana, serta sub-sistem pembinaan begitu dibutuhkan supaya sistem Agribisnis dapat bekerja sesuai dengan fungsinya.

Di bawah ini merupakan beberapa indikator dari keberhasilan pembangunan agribisnis:

1. Meningkatnya Kesejahteraan Petani

  • Nilai tukar untuk petani meningkat.
  • Adanya kenaikan pada hal keunggulan komparatif dan kompetitif para petani.
  • Adanya kenaikan pada usaha tani dan usaha pengolahan hasil tani.
  • Naiknya mutu dari produk usaha tani dan usaha pengolahan hasil tani.
  • Nilai eksport komoditas pertanian naik.
  • Nilai import komoditas pertanian turun.

2. Meningkatnya Kesempatan Kerja

  • Jumlah usaha agribisnis yang ada di pedesaan mengalami kenaikan.
  • Adanya perkembangan dalam usaha industri hulu dan industri pengolahan hasil tani.
  • Menurunnya angka pengangguran di desa.

3. Meningkatnya Ketahanan Pangan

  • Ketersediaan sumber pangan naik.
  • Adanya penurunan pada impor bahan pangan.
  • Jumlah masyarakat yang rawan pangan turun.
  • Adanya kenaikan diversifikasi konsumsi pangan non beras.

4. Meningkatnya Layanan Kepada Petani

  • Perkembangan teknologi agribisnis spesifik lokasi.
  • Tersedianya layanan teknologi agribisnis.
  • Tersedianya pusat layanan perkreditan serta sarana produksi tani.
  • Pusat pasar agribisnis mulai terbekntu pada berbagai wilayah.

Aspek Penting dalam Manajemen Agribisnis

Berdasarkan pengertian manajemen agribisnis diatas. Ada beberapa aspek utama pada penyusunan manajemen agribisnis antara lain yakni:

1. Penyusunan Visi dan Misi Bisnis

Seperti yang telah dijelaskan dari pengertian manajemen agribisnis di atas, memutuskan dalam mengembangkan sebuah bisnis pertanian memerlukan susunan perencanaan visi dan misi yang matang sebagai langkah utamanya.

Hal ini juga melingkupi analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunitym Threats) pada usaha yang akan dikembangkan. Tujuannya yakni guna menentukan ke arah mana bisnis akan berjalan dan bagaimana bisnis bakal berjalan.

2. Rencana Pemasaran

Manajemen pemasaran pada bisnis pertanian perlu dibuat sebelum masuk pada tahap rencana produksi. Tujuannya ialah untuk membuat bagan target atau sasaran dari produk bisnis semacam produk apa yang akan dibuat, siapa yang akan membeli, kemana akan dipasarkan dan berapa kisaran harganya.

Hal ini lah yang menjadikan manajemen agribisnis begitu penting sebab tanpa adanya rencana pemasaran yang baik dapat menjadikan produk yang dihasilkan tidak laku di pasaran. Padahal di dalam industri yang menjual produk pertanian begitu rentan akan risiko mudah layu atau sudah tidak layak konsumsi.

3. Rencana Produksi

Pada manajemen agribisnis, rencana produksi ialah pemakaian asset dan sarana perusahaan guna menghasilkan produk. Prinsip utama dari perencanaan produksi di dalam agribisnis ialah orientasi pasar yang berarti memproduksi barang atau jasa yang dibutuhkan di pasar. Tujuannya yakni pada saat barang tersebut diproduksi, maka dapat terjual di pasar sebab memiliki nilai guna.

4. Rencana Keuangan

Keuangan adalah faktor yang paling krusial pada bisnis. Tidak dapat dipungkiri bahwa tujuan bisnis ialah untuk menghasilkan keuntungan pada hal ini uang. Manajemen agribisnis diperlukan dalam pembuatan perencanaan keuangan dan bila dibutuhkan biasanya dikerjakan bersama konsultan.

5. Rencana Sumber Daya

Agribisnis merupakan bisnis pertanian yang berarti butuh banyak sumber daya manusia pada masalah ini ialah tenaga kerja guna membantu pengelolaannya. Sehingga dengan adanya rekruitmen yang banyak dapat menjadi pengeluaran terbesar perusahaan.

Dengan manajamen agribisnis yang bagus, maka dapat membantu menekan kebutuhan sumber daya contohnya dengan menggabungkan beberapa aktifitas dengan satu tanggung jawab.

Pentingnya Manajemen Agribisnis

Berdasarkan pengertian manajemen agribisnis diatas. Mempunyai sebuah usaha pada bidang pertanian, pastinya memerlukan manajemen sebagai bentuk perencanaan, pengelolaan, dan peninjauan kembali terkait dengan bisnis yang tengah berjalan.

Mengacu pada penjelasan yang telah dijelaskan di atas, manajemen dituangkan di dalam bentuk dokumen yang berisikan strategi usaha, tujuan dan mengenai bagaimana suatu bisnis dapat dijalankan.

Ada beberapa contoh dari penerapan manajemen pada bidang agribisnis, di antaranya yakni:

  • Antisipasi kepada serangan hama dan penyakit tanaman.
  • Memperhatikan musim tanam supaya hasil panen lebih maksimal.
  • Memperhatikan karakter dari lahan.
  • Memperhatikan karakter alamiah dari suatu komoditas.

Kesimpulan

Pengertian manajemen agribisnis adalah merupakan seluruh aktifitas dari pengadaan, penyaluran sampai pemasaran produk-produk pertanian serta agro-industri yang mempunyai  hubungan antara satu dengan yang lain. Dengan adanya manajemen agribisnis yang baik maka bisnis dapat berjalan dengan baik dan juga sebagai usaha untuk meningkatkan laba dan meminimalisir potensi akan adanya kerugian.

Demikian artikel kami mengenai Pengertian Manajemen Agribisnis. Kami harap dengan adanya artikel kami kali ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan keilmuan bagi anda sekalian. Terima kasih telah membaca artikel ini. Jangan lupa baca artikel lain dalam web ini.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 897

No votes so far! Be the first to rate this post.

Related posts