Pengertian Manajemen Produksi : Lengkap

  • Whatsapp
Pengertian Manajemen Produksi

Pengertian manajemen produksi akan dibahas disini. Apa itu manajemen produksi? Apa saja fungsi dari manajemen produksi? Apa saja ruang lingkup dari manajemen produksi? Aspek-aspek penting apa saja yang ada dalam manajemen produksi? Bagaimana agar manajemen produksi tersebut berjalan efektif? Apa perbedaan manajemen produksi dengan manajemen operasional?

Semua mengenai manajemen produksi akan dibahas secara lengkap dalam artikel ini. Dimulai dari pengertian manajemen produksi hingga perbedaan antara manajemen produksi dengan manajemen operasional. Simak artikel ini sampai selesai agar kalian mengetahui jelas mengenai manajemen produksi.

Read More

Pengertian Manajemen Produksi

Pengertian Manajemen Produksi

Apa yang dimaksud manajemen produksi? Pengertian Manajemen Produksi ialah sebagai penataan proses pengubahan bahan mentah menjadi produk atau jasa yang diinginkan sehingga mempunyai nilai jual. Dilansir dari situs UK Esays, produksi ini dikategorikan menjadi beberapa bagian berdasar dari teknik:

  1. Produksi yang diambil dari bahan mentah langsung selanjutnya diekstrak menjadi produk yang diinginkan. Contohnya ekstraksi minyak yang digunakan menjadi berbagai macam produk.
  2. Produk yang diperoleh melalui cara memodifikasi bahan bisa secara kimiawi ataupun parameter mekanis tanpa mengubah atribut pada fisiknya. Contohnya dikerjakan dengan memanaskan bahan baku pada suhu yang tinggi.
  3. Produksi dengan metode perakitan, contohnya pada handphone atau mobil.
  4. Pemahaman pengertian manajemen produksi ini kerap dikesampingkan. Padahal dari sini sebuah bisnis bisa melakukan efisiensi karena bagian ini memerlukan dana yang tidak sedikit. Idealnya, bidang produksi harus melakukan beberapa hal seperti peningkatan produktivitas
  • Memakai simbiosis industri
  • Perlindungan karyawan dari resiko fisik
  • Penghilangan material yang dianggap berbahaya

Hal-hal di atas adalah bagian yang paling banyak mengeluarkan biaya. Belum lagi hukum yang berlaku, peraturan mengenai buruh dan juga hambatan lain yang berdampak besar terhadap budgeting produksi. Sebab itu, penataan bagian tak tidak hanya terbatas dalam membeli bahan baku murah saja, namun juga pembetulan sistem dan pemakaian teknologi supaya dapat bertahan di dalam keadaan yang sulit.

Manajemen Produksi Menurut Para Ahli

Manajemen produksi adalah bagian dari bidang manajemen  yang memiliki peran untuk mengkoordinasikan sejumlah aktifitas guna mencapai tujuan. Sejumlah ahli menyebutkan pengertian Manajemen Produksi, diantaranya yakni:

1. Handoko

Menurut Handoko, pengertian manajemen produksi dan operasional ialah beragam usaha pengelolaan secara maksimal pemakaian seluruh sumberdaya tenaga kerja, mesin-mesin, peralatan, bahan mentah, dan yang lain sebagainya, pada proses transformasi bahan mentah dan tenaga kerja menjadi berbagai produk atau jasa.

2. Sofyan Assauri

Menurut Sofyan Assauri, pengertian manajemen produksi ialah aktifitas dalam mengatur dan mengkoordinasikan pemakaian berbagai sumber daya; sumber daya manusia, sumber daya alat, sumber daya dana, serta bahan, secara efektif dan efisien guna membuat dan menambah kegunaan dari sebuah barang atau jasa.

3. Heizer dan Reider

Menurut Heiser dan Reider, pengertian manajemen produksi ialah serangkaian aktifitas yang menghasilkan nilai pada bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output.

Fungsi Manajemen Produksi

Seperti yang sudah kita ketahui dari pengertian manajemen produksi, mereka tak hanya melaksanakan proses produksi, namun juga melaksanakan berbagai macam hal yang lain. Menurut Sofian Assauri, terdapat empat fungsi terpenting dalam manajemen produksi, yakni:

1. Perencanaan

Ini merupakan keterkaitan dan pengorganisasian aktfitas produksi yang bakal dilaksanakan dengan dasar waktu atau periode tertentu. Dengan perencanaan yang baik maka dapat meminimalisir biaya produksi sehingga perusahaan mampu menentukan harga yang sehat dan mendapat laba yang besar.

2. Proses Pengolahan

Ini merupakan metode atau teknik yang dipakai guna mengolah masukan (input). Proses ini begitu penting dalam pemakaian sumber daya secara maksimal serta efisien.

3. Jasa Penunjang

Sarana yang dibutuhkan dalam penetapan dan metode yang dipakai supaya proses pengolahan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. Hal ini kerapkali dibutuhkan untuk membantu perusahaan supaya bisa bersaing secara sehat guna meningkatkan produksi dan hasil yang berkualitas.

4. Pengendalian/ Pengawasan

Ini adalah fungsi guna menjamin pelaksanaan aktifitas yang sesuai dengan perencanaan, dengan begitu maksud dan tujuan dalam memanfaatkan dan pengolahan masukan (input) bisa terlaksana.

Proses ini bakal membantu perusahaan untuk meraih visi dan misi, meningkatkan reputasi perusahaan, dan juga mempermudah pekerjaan departemen yang lain seperti marketing, finansial atau pun personalia. Mereka mempunyai tanggung jawab guna memproduksi barang yang sesuai standar pasar sehingga penjualan dapat meningkat.

Peran manajemen produksi ini pastinya sangat besar walaupun dalam bisnis skala kecil. Pada saat manajemen produksi dilaksanakan dengan tepat, bukan tidak mungkin biaya produksi bisa ditekan. Di samping itu, hal ini juga penting guna melihat apakah sumber daya yang dipunyai benar-benar efektif. Selain itu, kerjasama antar sejumlah bidang juga sangat dibutuhkan, khususnya dalam bidang operasional yang nanti berinteraksi dengan konsumen secara langsung.

Ruang Lingkup Manajemen Produksi

Berdasarkan pengertian manajemen produksi yang telah dibahas sebelumnya. Dilihat dari metode pengambilan kebijakan utama dan keputusan, terdapat tiga kategori pada ruang lingkup manajemen produksi yakni:

1. Keputusan/ Kebijakan Mengenai Desain

Keputusan ini termasuk pada keputusan jangka panjang, yang mana meliputi; penentuan desain produk yang bakal dibuat, lokasi dan tata letak pabrik, desain aktifitas pengadaan masukan yang dibutuhkan, desain metode dan teknologi pengolahan, desain organisasi perusahaan, serta desain job description dan job specification.

2. Kebijakan/ Keputusan Mengenai Transformasi

Keputusan operasi ini bersifat jangka pendek, berhubungan dengan keputusan taktis serta operasional. Kebijakan ini melingkupi mengenai jadwal produksi, gilir kerja (Shift), anggaran produksi, jadwal penyerahan masukan ke sub-sistem pengolahan, serta jadwal penyerahan keluaran ke pelanggan atau penyelesaian produk.

3. Keputusan/ Kebijakan Mengenai Perbaikan

Kebijakan ini bersifat berkelanjutan, maka kebijakan tersebut dilaksanakan secara rutin. Sejumlah aktifitas yang ada di dalamnya mencakup perbaikan secara terus menerus pada mutu keluaran, keefektifan dan keefisienan sistem, kapasitas dan kompetensi dari para pekerja, perawatan sarana kerja atau mesin, dan juga perbaikan secara kontinyu pada metode penyelesaian atau pengerjaan produk.

Aspek-Aspek Manajemen Produksi

Setelah mengetahui pengertian manajemen produksi, fungsi dan ruang lingkup manajemen produksi. Kalian juga perlu mengetahui beberapa aspek penting mengenai manajemen produksi. Untuk memperoleh hasil produksi yang sesuai ekspektasi, perlu dilaksanakan sjumlah tahapan penting dadi dalamlam proses produksi. Di bawah ini merupakan tahapan dan aspek pada Manajemen Produksi

1. Perencanaan Produksi

Tujuan perencanaan produksi ialah supaya proses produksi yang dilakukan berjalan secara sistematis. Sejumlah keputusan yang berkaitan dengan perencanaan produksi yakni;

  • Jenis barang
  • Bahan baku yang dipakai
  • Kuantitas barang
  • Kualitas barang
  • Dan pengendalian produksi

2. Pengendalian Produksi

Pengendalian atau kontrol produksi begitu dibutuhkan supaya proses produksi bisa berjalan sesuai dengan rencana yang disusun dengan biaya yang optimal. Sejumlah aktifitas pada pengendalian produksi;

  • Menyusun perencanaan
  • Mebuat jadwal kerja
  • Menentukan target produk pasar

3. Pengawasan Produksi

Tujuan pengawasan produksi ialah supaya hasil produksi sesuai dengan apa yang diinginkan, tepat waktu, serta dengan biaya yang optimal. Sejumlah aktifitas pengawasan produksi ialah:

  • Menetapkan kualitas dari barang
  • Membuat standar pada barang
  • Pengerjaan produksi yang sesuai jadwal

Bagaimana Agar Produksi Berjalan Efektif?

Dilansir dari Valleysierrasbdc.com, sesudah kita paham mengenai pengertian manajemen produksi, langkah berikutnya ialah melaksanakan planning produksi. Prosesnya mencakup pengaturan, pengendalian, dan optimasi pekerjaan serta beban kerja.

Penjadwalan dimanfaatkan guna mengoperasikan mesin, pendanaan, sumber daya, proses produksi dan pembelian material. Nah, penjadwalan atau scheduling ini dibagi menjadi dua macam, yakni: Forward scheduling dan Backward scheduling

Manajemen Produksi vs Manajemen Operasional

Walaupun berbeda, kedua departemen ini masih saling berhubungan. Cuma jika dipandang dari pengertian manajemen produksi dan operasional sedikit mirip. Namun, keduanya jelas tidak sama. Sangat berbeda! Seperti yang disebutkan pada UK Essays:

  • Output: Dari aspek output, manajemen produksi berkaitan mengenai pembuatan produk misal komputer, mobil dan yang lain. Nah, jika manajemen operasional bakal berperan sebagai produk dan servisnya.
  • Usage of Output: Produk diproduksi di waktu tertentu, sementara untuk service dikerjakan secara langsung.
  • Klasifikasi Pengerjaan: sejunlah produk semacam komputer atau mobil, karyawan produksi cenderung lebih sedikit daripada servis.
  • Costumer Contact: Costumer contact tidak terlibat pada produksi tetapi lebih banyak dalam bidang servis.

Kesimpulan

Demikianlah artikel ini kami buat. Pengertian Manajemen Produksi adalah sebagai proses pengubahan bahan mentah menjadi produk atau jasa yang diinginkan sehingga mempunyai nilai jual. Selain itu fungsi, ruang lingkup, aspek penting mengenai manajemen produksi juga dibahas disini. Tidak ketinggalan dalam artikel ini juga membahas mengenai bagaimana agar manajemen produksi berjalan efektif dan perbedaan antara manajemen produksi dengan operasional.

Kami harap dengan adanya artikel kami kali ini dapat memberikan manfaat dan menambah wawasan keilmuan bagi anda sekalian. Terima kasih telah membaca artikel ini dan jangan lupa baca artikel lain mengenai pengertian manajemen dalam artikel ini.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 899

No votes so far! Be the first to rate this post.

Related posts