Pengertian NPWP : Fungsi, Perbedaan, dan Jenis

  • Whatsapp
Pengertian NPWP - Fungsi Manfaat dan Jenisnya - cover
Sending
User Rating 0 (0 votes)

Apa pengertian NPWP ? NPWP merupakan kepanjangan dari Nomor Pokok wajib Pajak, yaitu nomor yang diberikan kepada orang yang dikenakan Wajib Pajak (WP) sebagai sarana dalam administrasi perpajakan dan digunakan sebagai tanda pengenal atau identitas diri wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

Disetiap warga negara Indonesia yang telah bekerja atau memiliki penghasilan wajib memiliki NPWP, baik itu untuk perorangan perusahaan atau investor. Besarnya nilai pajak dari setiap profesi jumlahnya akan berbeda-beda, sesuai dengan besar penghasilan dan jenis profesinya.

Read More

Setiap pekerjaan baik itu pegawai, wirausaha, profesional, atau investor, bila mendapat penghasilan di Indonesia, maka wajib membayar pajak penghasilan. Akan tetapi pemerintah Indonesia memberlakukan aturan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) itu membuat  masyarakat yang berpenghasilan dengan nominal tertentu tidak akan membayar pajak.

Pengertian NPWP dan Perbedaan Jenis NPWP

Pengertian NPWP - Fungsi Manfaat dan Jenisnya - cover

Berdasarkan pengertian NPWP yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa NPWP sendiri memiliki beberapa jenis. Semuanya akan dibahas lengkap pada pembahasan di bawah ini.

Secara umum, Nomor Pokok Wajib Pajak dapat dibedakan atas dua jenis;

  1. NPWP Pribadi, yaitu Nomor Pokok Wajib Pajak yang dimiliki secara perorangan oleh setiap individu yang telah bekerja atau berpenghasilan di Indonesia.
  2. NPWP Badan, yaitu Nomor Pokok Wajib Pajak yang dimiliki oleh setiap badan atau perusahaan yang memiliki penghasilan di Indonesia.

Bagi seorang pegawai atau karyawan harus memiliki NPWP Pribadi. Sedangkan sebagian orang yang memiliki bisnis, wiraswasta atau investor maka orang tersebut harus memiliki NPWP Pribadi dan juga NPWP Badan untuk perusahaannya.

Wujud kartu NPWP Pribadi dan NPWP Badan bentuk dan ukurannya sama. Perbedaannya ada pada informasi yang terdapat pada basis data kantor pajak, seperti;

  • Nama wajib pajak
  • Alamat wajib pajak
  • Jenis usaha
  • Pemilik perusahaan
  • Nomor akta
  • Jenis usaha dan cabangnya
  • Harta yang dimiliki
  • Dan beberapa informasi lain perusahaan

Fungsi, Manfaat, Syarat, dan Cara Membuat NPWP

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya mengenai pengertian NPWP. Kali ini akan dijelaskan mengenai fungsi NPWP yang paling utama yaitu sebagai sarana dalam administrasi perpajakan. Dengan adanya pemberian Nomor Pokok Wajib Pajak maka data dan perhitungan pajak setiap orang tidak akan tertukar.

Adapun fungsi dan manfaat NPWP adalah sebagai berikut:

1. Fungsi Administrasi Perpajakan

  • Sebagai identitas diri seorang Wajib Pajak (WP) untuk mempermudah pengurusan hak dan kewajiban terkait perpajakan.
  • Sebagai alat identifikasi dan mempermudah proses administrasi perpajakan.
  • Menjadi bagian dari dokumen-dokumen perpajakan Wajib Pajak.

2. Fungsi Administrasi Perizinan

  • Sebagai dokumen pendukung untuk pengajuan kredit Bank.
  • Sebagai dokumen pendukung untuk membuat rekening di Bank.
  • Sebagai dokumen pendukung untuk pembuatan paspor jika seseorang ingin ke luar negeri.

Khusus bagi wiraswasta atau pengusaha, NPWP dapat berfungsi sebagai berikut :

  • Dokumen untuk memenuhi syarat administrasi mengikuti lelang proyek pemerintah, BUMN dan BUMD.
  • Dokumen untuk pengajuan izin usaha, misalnya SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan).
  • Dokumen pendukung untuk pembayaran pajak final, seperti PPh final, PPN, BPHTB, dan lain-lain.

3. Fungsi Pelayanan Pajak

  • Sebagai dokumen untuk pengembalian pajak jika terjadi kelebihan bayar pajak.
  • Sebagai dokumen untuk keperluan pengurangan pembayaran pajak.
  • Sebagai dokumen untuk pelaporan dan penyetoran pajak.

Fungsi Lain NPWP

  • Dokumen untuk melamar pekerjaan, beberapa perusahaan di Indonesia mewajibkan calon pekerjanya memiliki NPWP. Bagi mereka yang masih fresh graduate dan belum memiliki NPWP, Ditjen Pajak mengeluarkan kebijakan untuk membantu pembuatan NPWP bagi mereka.
  • Dokumen untuk membeli produk investasi, Reksadana merupakan salah satu produk investasi yang mengharuskan nasabah melampirkan NPWP dalam dokumennya. Tujuannya adalah untuk mencegah dan memberantas praktik pencucian uang dan pendanaan kegiatan teroris.

Adapaun syarat membuat NPWP diantaranya sebagai berikut :

Syarat Membuat NPWP Pribadi

  1. Fotokopi identitas pribadi, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk Warga Negara Indonesia
  2. Fotokopi paspor, fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) bagi Warga Negara Asing
  3. Bagi anda yang  bekerja sebagai seorang PNS, maka sertakan fotokopi SK PNS. JIka Anda bekerja sebagai seorang karyawan swasta, maka sertakan fotokopi surat keterangan kerja dari tempat kerja Anda
  4. Isi lengkaplah formulir pendaftaran (formulir telah tersedia di kantor pajak).

Syarat Membuat NPWP Wiraswasta

  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk “KTP”
  • Fotokopi surat keterangan usaha, paling tidak dari RT setempat, bila perusahaan berbadan hukum Perseroan Terbatas “PT” maka harus menyertakan Akta Pendirian atau SIUP.
  • Mengisi formulir penyertaan di kantor pajak dan menyiapkan materi Rp 6000,-
  • Mengisi beberapa formulir yang diperlukan di kantor pajak.

Syarat NPWP Untuk Wanita Yang Sudah Menikah

Dalam pernikahan, terdapat yang namanya perjanjian pra nikah (prenuptial agreement) yang berisikan mengenai perjanjian pisah harta. Dalam perpajakan, seorang wanita yang memutuskan untuk pisah harta dengan suaminya, memilih melaksanakan kewajiban dan hak perpajakan secara terpisah dari suami. Berikut syaratnya:

  • Fotokopi kartu NPWP suami
  • Fotokopi KTP sendiri
  • Fotokopi kartu keluarga
  • Fotokopi surat perjanjian pra nikah (pemisahan harta) atau membuat surat pernyataan menghendaki melaksanakan kewajiban dan hak perpajakan terpisah dari suami.
  • Fotokopi SK PNS atau atau keterangan kerja dari perusahaan
  • Isi formulir pendaftaran (telah tersedia di kantor pajak).

Cara membuat NPWP terdiri dari 2 cara, yaitu secara online dan secara langsung datang ke kantor pajak (offline)

Cara Membuat NPWP Online Bagi Wajib Pajak Pribadi

  • Buat akun baru di ereg pajak http://ereg.pajak.go.id apabila belum terdaftar.
  • Isi kolom-kolom dan ikuti petunjuk.
  • Periksa email kembali dan klik tautan aktivasi yang dikirimkan. Setelah proses aktivasi berhasil dilakukan,
  • Login ke sistem e-Registration dengan memasukkan email dan password pada akun yang telah dibuat.
  • Jika semua data yang terdapat pada formulir pendaftaran telah anda isi dengan lengkap, klik daftar untuk mengirim Formulir Registrasi Wajib Pajak elektronik ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar. Selanjutnya cetak dokumen lalu ditandatangani seperti: Formulir Registrasi Wajib Pajak, Surat Keterangan Terdaftar Sementara.

Kemudian berkas tersebut bisa diserahkan langsung ke KPP atau melalui Pos Tercacat. Pengiriman dokumen dilakukan paling lambat 14 hari setelah formulir terkirim secara online. Bisa juga memindai (scan) dokumen dan mengunggah dalam bentuk softfile melalui aplikasi e-Registration tadi. Kemudian cek status dan tunggu kiriman kartu NPWP.

Setelah mengirimkan berkas dokumen, periksa status pendaftaran NPWP melalui email atau di halaman history pendaftaran dalam aplikasi e-Registration. Apabila status ditolak, maka harus memperbaiki data yag kurang lengkap. Apabila status disetujui, maka kartu NPWP akan segera dikirim ke alamat melalui Pos Tercatat

Cara Membuat NPWP Offline atau Datang Langsung ke Kantor

Apabila membuat NPWP di kantor pajak yang tidak satu wilayah dengan alamat di KTP, maka bisa buat surat keterangan domisili terlebih dahulu. Membawa persyaratan yang di fotokopi dan membawa materai Rp 6.000.

Isi formulir yang telah disiapkan di kantor pajak terlebih dahulu dengan benar. Waktu yang dibutuhkan untuk membuat NPWP lebih singkat dan cepat dan tidak ada biaya administrasi untuk pembuatan NPWP (gratis).

Demikianlah beberapa uraian dari pengertian dan fungsi NPWP beserta hal-hal yang terkait dengannya semoga dari ulasan diatas dapat bermanfaat untuk anda. Terima kasih.

Related posts