Pengertian Resesi : Indikator, Penyebab Dan Dampak

  • Whatsapp
Pengertian Resesi

Pengertian resesi, indikator, penyebab dan dampak dari resesi akan dibahas dalam artikel ini. Apa sih yang dimaksud resesi (recession)? Istilah tersebut sering digunakan dalam menjelaskan suatu keadaan ekonomi yang tengah menurun secara signifikan. Tetapi, sebenarnya apa sih arti dari resesi sendiri?




Read More

Pada artikel kali ini akan kami bahas secara lengkap mengenai beberapa hal penting bergubungan dengan resesi. Seperti pengertian resesi, indikator, penyebab dan dampaknya. Jika kalian ingin tahu lebih banyak mengenai fenomena ekonomi satu ini, maka kalian wajib untuk membaca tulisan berikut sampai selesai.

Pengertian Resesi

Pengertian Resesi

Secara umum, pengertian resesi ialah keadaan di mana ekonomi yang mengalami penurunan secara signifikan dalam suatu negara, yang mana produk domestik bruto (GDP) menurun atau dalam pertumbuhan ekonomi riil memiliki nilai negatif selama dua periode secara berturut-turut.



Menurut dari NBER (National Bureau of Economic Research) yakni Biro Riset Ekonomi Nasional di Amerika Serikat, pengertian resesi adalah keadaan ekonomi dalam satu negara bisa dikatakan terjadi resesi bila mana ada penurunan secara signifikan di kegiatan perekonomian secara serentak dalam berbagai macam sektor dan berlangsung beberapa bulan. Suatu keadaan resesi bisa nampak di dalam produksi industri, lapangan pekerjaan, PDB riil, pendapatan riil, serta penjualan perdagangan grosir dan eceran.

Banyak dari ahli ekonomi yang memiliki opini bahwa pengertian dari resesi merupakan bagian dari pada siklus bisnis atau irama yang teratur pada ekspansi dan kontraksi yang terjadi dalam perekonomian suatu negara. Di periode resesi, banyak orang bakal menghadapi kesulitan perekonomian, kehilangan hak pekerjaan, mengalami penurunan produksi, dan juga penurunan kinerja pada berbagai sektor lainnya.

Indikator dalam Resesi Ekonomi

Setelah mengetahui pengertian dari resePenurunan dalam ekonomi yang mengakibatkan resesi bisa diukur dengan sejumlah indikator. Berdasar dengan pengertian resesi, di bawah ini merupakan lima hal yang bisa dijadikan indikator dari terjadinya resesi :




1. Produksi dan Konsumsi Tidak Seimbang

Selain mengetahui pengertian resesi, indikator yang pertama akan dibahas adalah produksi dan konsumsi yang tidak seimbang. Kalian juga perlu mengetahui Kegiatan produksi dan konsumsi erat kaitannya terhadap pertumbuhan ekonomi dari suatu negara. Pada hal ini, tingkat konsumsi mesti seimbang dengan tingkat produksi.

Bila konsumsi di dalam negeri tinggi tetapi tidak diikuti dengan tingkat produksi yang tinggi pula, maka bisa terjadi kelangkaan. Dan sebaliknya, apabila produksi yang tinggi tidak diikutu dengan tingkat konsumsi yang tinggi, maka dapat terjadi penumpukan stok.

Jadi, ketidakseimbangan dalam produksi dan konsumsi pada suatu negara bisa menjadi indikator yang pertama terjadinya resesi ekonomi dalam suatu negara.

2. Pertumbuhan Ekonomi Lambat atau Merosot

Selain mengetahui pengertian resesi, indikator yang kedua akan dibahas adalah pertumbuhan ekonomi lambat atau merosot. Kondisi dari perekonomian suatu negara ditentukan dari tingkat pertumbuhan ekonomi negara yang bersangkutan, yakni pendapatan nasional atau Gross Domestic Product (GDP).




Suatu negara mempunyai perekonomian yang baik apabila tingkat dari pertumbuhan ekonominya naik. Tetapi, bila tingkat pertumbuhan ekonominya lembat atau menurun selama dua kuartal secara berturut-turut, maka hal itu bisa menjadi indikasi bahwa negara sedang mengalami resesi.

3. Tingkat Pengangguran Tinggi

Selain mengetahui pengertian resesi, indikator yang ketiga akan dibahas adalah tingkat oengguran yang tinggi. Kegiatan produksi sangat mempengaruhi perekonomian di suatu negara. Pada hal ini, tenaga kerja adalah salah satu faktor dalam produksi.




Tetapi, bila lapangan pekerjaan tidak tersedai, maka dapat mengakibatkan tingginya angka pengangguran. Angka pengangguran yang tinggi bisa menjadi akibat dari daya beli masyarakat yang menurun. Kondisi tersebut selanjutnya akan menjadi penyebab terjadinya resesi pada suatu negara.

4. Terjadi Inflasi atau Deflasi

Selain mengetahui pengertian resesi, indikator yang keempat akan dibahas adalah terjadi inflasi atau deflasi. Seperti yang kita ketahui, inflasi merupakan keadaan perekonomian pada suatu negara yang mana terjadi kecenderungan kenaikan di dalam harga barang dan jasa. Hal tersebut membuat daya beli masyarakat menjadi turun.




Sebaliknya, deflasi ialah penurunan dari harga barang dan jasa secara kontinyu pada periode yang relatif singkat. Penurunan dari harga-harga barang dan jasa ini bisa berakibat pada laba perusahaan yang turun serta berpengaruh GDP suatu negara. Keduanya bisa dijadikan indikator bahwa suatu negara tengah masuk pada masa resesi.

5. Nilai Impor Lebih Besar dari Nilai Ekspor

Selain mengetahui pengertian resesi, indikator yang kelima akan dibahas adalah nilai impor lebih besar dari nilai ekspor. Secara umum, setiap negara pasti melakukan kegiatan ekspor dan impor dalam aktifitas ekonominya. Selain sebagai pemenuhan permintaan di dalam negeri, kegiatan ekspor dan impor pun menjadi wadah guna menjalin bekerjasama dengan negara lain.




Tingkatan dari ekspor dan impor akan lebih baik jika seimbang sebab apabila nilai dari impor lebih tinggi daripada ekspor, maka hal tersebut bisa menjadi pemicu sebab terjadinya resesi dikarenakan anggaran belanja negara mengalami defisit.

Penyebab Resesi Ekonomi

Setelah pengetahui pengertian resesi dan indikatornya. Sekarang kalian juga perlu mengetahui penyebab terjadinya resesi ekonomi. Resesi bisa disebabkan karena sejumlah hal, mulai dari yang bisa diprediksi sampai dengan yang tak bisa diprediksi. Sejalan dengan arti dari resesi, adapun sejumlah penyebab bisa terjadinya resesi ialah sebagai berikut :




1. Utang Terlalu Banyak

Sebenarnya utang bisa juga membantu dalam dorongan pergerakan ekonomi pada suatu negara. Tetapi, bila utangnya terlalu banyak dan berada di titik yang mana negara telah gagal dalam membayar utang, maka hal tersebut bisa mengakibatkan resesi ekonomi serta kebangkrutan.

2. Guncangan Ekonomi Global

Guncangan ekonomi global  memang tidak bisa diprediksi, tapi mampu memiliki dampak yang besar terhadap perekonomian di dalam negara. Salah satu contoh saat ini ialah adanya Pandemi virus Corona di tahun 2020 yang memberikan efek guncangan ekonomi global secara tiba-tiba.

3. Inflasi dan Deflasi

Secara umum, inflasi atau deflasi bisa terjadi terhadap semua negara dan hal ini adalah sesuatu yang wajar di dalam masalah perekonomian. Tetapi, bila terjadi inflasi atau deflasi yang berlebih maka dapat mengakibatkan masalah besar pada perekonomian negara tersebut.




4. Perubahan Teknologi

Seperti yang telah kita ketahui, perkembangan dari Artificial Intelligence (AI) serta robot pekerja sudah mampu untuk menggantikan manusia pada banyak hal. Hal tersebut diprediksi bisa menimbulkan hilangnya lapangan pekerjaan secara masal pada berbagai sektor yang berakhir pada jurang resesi.

5. Gelembung Aset

Investasi yang berlebihan pada pasar saham maupun real estate seolah-olah semacam gelembung yang membesar. Dalam satu titik gelembung tersebut bisa meletus, maka akan terjadi penjualan dadakan yang mampu merusak pasar serta mengakibatkan terjadinya resesi.

Dampak Resesi Ekonomi Secara Umum

Pengertian resesi, indikator terjadinya resesi dan penyebab terjadinya resesi telah dibahas dalam artikel ini. Selanjutnya yang akan dibahas adalah dampak resesi ekonomi secara umum. Resesi bisa berdampak besar di dalam perekonomian suatu negara. Tetapi, untuk yang sangat merasakan dampak dari resesi itu pastinya ialah masyarakat umum. Di bawah ini merupakan sejumlah dampak dari resesi yang akan dirasakan masyarakat :




1. Terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)

Dampak dari resesi yang sangat nyata dirasakan masyarakat ialah terjadi banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada berbagai sektor. Hal tersebut disebabkan karena perlambatan ekonomi yang tengah terjadi yang membuat banyak dari perusahaan tutup atau mengurangi produksinya yang menimbulkan penjualan serta income turun.

2. Daya Beli Masyarakat Menurun

PHK yang terjadi pada berbagai tempat menimbulkan daya beli dari masyarakat turun. Dampak resesi satu ini akan begitu dirasakan dari para pelaku industri, khususnya yakni UMKM.




3. Instrumen Investasi Terancam

Resesi pun juga berdampak dalam instrumen investasi yang mana nilai portofolio atau aset perusahaan semacam saham akan mengalami penurunan. Sebab, sewaktu masa resesi masyarakat lebih memilih untuk menyimpan uangnya daripada untuk membeli saham yang membuat nilai dari instrumen investasi menjadi menurun

Kesimpulan

Demikianlah tulisan kami mengenai Pengertian Resesi. Dari tulisan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa resesi adalah masa di mana terjadinya penurunan ekonomi yang disebabkan oleh berbagai hal, selain itu resesi juga menimbulkan efek domino yang akan dirasakan oleh masyarkat dan pelaku bisnis itu sendiri.



Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk membaca artikel-artikel lain dalam web ini.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 587

No votes so far! Be the first to rate this post.

Related posts