Pengertian SOP (Standar Operasional Prosedur)

  • Whatsapp
Pengertian SOP
Pengertian SOP
Sending
User Rating 0 (0 votes)

Pengertian SOP atau Standar operasional prosedur menjadi salah satu pertanyaan yang banyak diajukan orang terkait istilah ini sudah sering didengar. Standar operasional prosedur atau SOP adalah sebuah data arsip yang memuat catatan prosedur kerja dari awal sampai akhir yang harus dilakukan supaya usaha atau pekerjaan dapat berjalan secara baik dan benar. Adapun orang yang melanggarnya dapat berakibat fatal bagi perusahaan dan kantor itu sendiri.

Mungkin di tempat kerja anda sudah memiliki SOP yang akan berbeda dengan perusahaan yang lain. Standar operasional prosesur disingkat SOP merupakan istilah baku yang tak bisa diganggu gugat lagi di suatu perusahaan. Istilah ini diambil dari Bahasa Inggris yakni Standard Operating Prosedur.

Definisi SOP

Pengertian SOP
Pengertian SOP

Standar operasional prosedur bermanfaat bagi kalangan pengusaha dan pemilik bisnis. Supaya usaha yang dijalankan dapat berjalan secara otomatis tanpa perlu kehadirannya. Karyawan tinggal mengikuti SOP yang telah berlaku di perusahaan tersebut.

Pembuatan standar operasional prosedur tidaklah dibuat asal-asalan atau sembarangan. Melainkan melalui serangkaian uji coba dan perhitungan matang. Umumnya SOP dibuat secara sistematis, kronologi dan berdasarkan pengalaman dan efektifitas kerja yang dirangkum dalam sebuah standar operasional prosedur kerja.

Dalam dunia kerja maupun industri dan usaha maka istilah standar operasional prosedur sudah menjadi populer. Jika ada orang yang bingung dalam melakukan pekerjaan maka anda tinggal mengatakan ikuti saja SOP. Bagi orang yang membuka usaha waralaba maka SOP ini disediakan oleh pihak franchisor untuk keberlangsungan usaha.

Pengertian SOP

Untuk lebih jelas memahami apa itu SOP (standard operasional prosedur) maka kita bertanya langsung pada ahlinya. Menurut Mookijat bahwasanya SOP merupakan suatu dokumen yang berisi tata cara pelaksanaan dan langkah-langkah pekerjaan yang harus dilakukan secara sistematis dan disusun secara berurutan. Sehingga memudahkan untuk diaplikasikan dalam suatu perusahaan maupun bisnis.

Sailendra berpendapat mengenai pengertian standar operasional prosedur adalah bagian dari pedoman yang harus diikuti oleh sumber daya manusia bersangkutan. Untuk menjamin aktifitas perusahaan, bisnis dan organisasi dapat berlangsung secara baik dan tertib.

Istyadi Insani menegaskan standar operasional prosedur adalah catatan dokumen yang memuat beberapa perintah yang telah teruji dan dibakukan secara patent. Komponen ini merupakan bagian dari unsur kegiatan administratif. Yang mencakup waktu dimulai pekerjaan, bagaimana cara melakukan pekerjaan, dimana tempat bekerja, dan siapa saja yang ditugaskan dalam pekerjaan tersebut dan lain-lain.

Sedangkan Tjito Atmoko mengemukakan pandangan bahwasanya standar operasional prosedur yang disingkat SOP adalah sebuah panduan khusus yang berisi bagaimana cara melakukan pekerjaan dengan standard yang ada. SOP ini diberlakukan di setiap institusi pemerintah, swasta, organisasi maupun non profit.

Tujuan Pembuatan SOP Perusahaan

Adapun tujuan pembuatan standar operasional prosedur kerja bagi perusahaan atau bisnis dibuat untuk menciptakan budaya kerja yang baik dan maksimal. Sehingga operasional usaha dapat berjalan dengan sendirinya tanpa perlu pengawasan dan pengontrolan ketat.

Selain itu, pembuatan SOP bertujuan untuk membuat pekerjaan dapat dilakukan secara mudah, tertib, rapih dan efektif dari permulaan sampai selesai secara sempurna dan apik. Seorang pegawai tidak usah bertanya lagi bagaimana cara kerja dan tugas serta wewenangnya. Semua sudah terdapat dalam dokumen Standar Operasional Prosedur yang harus dipatuhi dan dilaksanakan untuk mencapai hasil kerja yang optimal.

Standar operasional kerja yang benar-benar memberikan hasil yang efektif dapat diperjualbelikan. Misalkan dalam bentuk franchise atau waralaba. Maka pihak franchisor akan memberikan alat dan bahan serta pedoman standar operasional prosedur usaha.

Fungsi SOP Perusahaan

Dalam mengembangkan sebuah bisnis maka seorang pelaku usaha tidak bisa mengandalkan tenaga dan waktu serta uangnya sendiri. Karena semua itu serba terbatas. Sang pelaku usaha membutuhkan tenaga kerja orang lain. Dan untuk mengelola orang lain memerlukan panduan.Tugas seorang manajer atau pemilik perusahaan pada dasarnya adalah membuat SOP (Standar Operasional Prosedur) untuk memudahkan orang bekerja.

Adapun yang menjadi fungsi SOP yaitu :

  1. Menjadi panduan dan tolak ukur dalam melakukan pekerjaan. Sehingga pegawai tidak dipusingkan lagi dengan pekerjaan masing-masing. Bekerja menjadi lebih mudah dan profesional
  2. Membimbing para karyawan untuk bersikap lebih rajin, disiplin dan profesional
  3. Menyadari adanya hambatan yang perlu diantisipasi. Jika penerapan SOP tidak berjalan lancar karena adanya hambatan maka SOP itu dapat direvisi sehingga bisa berjalan lebih baik dan segala hambatan dapat teratasi secara baik
  4. Panduan hukum. Bagi seorang karyawan maka Standar Operasional Prosedur merupakan pedoman hukum yang wajib ditaati. Jika ada penyimpangan maka karyawan yang melangggar bisa dikenai sanksi yang ringan sampai berat.

Manfaat Standar Operasional Prosedur

Berikut ini beberapa manfaat pembuatan SOP (Standar operasional prosedur) bagi perusahaan, antara lain:

  1. Memberikan panduan kepada setiap karyawan cara bekerja sesuai standar nasional dan internasional
  2. Semua bagian unit kerja dapat bekerja secara lebih profesional terutama dalam memuaskan konsumen
  3. Membuktikan bahwa SOP adalah yang terbaik dan terjamin efektifitas
  4. Membimbing karyawan baru untuk cepat beradaptasi dengan lingkungan perusahaan dan bekerja sesuai prosedur dan budaya perusahaan yang baik dan efektif.

Contoh Format SOP

Dalam mendirikan suatu usaha terkadang seseorang terpaku pada jenis usaha tersebut. Mereka tidak mengembangkan bisnisnya untuk melayani banyak orang. Karena hal ini memerlukan keterampilan khusus.

Seperti kemampuan berkomunikasi dengan orang lain secara baik. Dan yang terpenting adalah keahlian dalam membuat SOP (standar operasional prosedur) yang dapat dipergunakan oleh orang lain.

Bagi anda yang mau bisnis lebih berkembang pesat maka anda perlu menguasai cara membuat standar operasional prosedur usaha yang baik dan benar. Untuk membuat standar operasional prosedur usaha sangat mudah di jaman digitalisasi dan internet saat ini.

Anda dapat melihat contoh SOP ( standar operasional prosedur) restoran, perusahaan swasta, organisasi maupun lembaga pemerintah dalam format pdf maupun doc menggunakan bahasa Indonesia maupun in english di situs-situs tertentu.

Bahkan kita hidup sehari-hari sudah memiliki SOP (Standar operasional Prosedur) secara tak langsung tanpa kita sadari. Dimulai dari bangun tidur, makan lalu berangkat bekerja ke kantor, pulang ke rumah dan bercengkerama dengan keluarga dan lain sebagainya.

SOP (Standar Operasional Prosedur) dibuat untuk ketertiban dan kelancaran usaha dan kegiatan. Sebuah organisasi, lembaga pemerintah, perusahaan, swasta dan badan usaha lainnya yang dibentuk tanpa adanya SOP yang jelas akan membuat operasional usaha dan organisasi berjalan secara acak-acakan dan tak terorganisir.

Untuk contoh format standar operasional prosedur bisa berupa peraturan atau ketentuan-ketentuan yang wajib dipatuhi oleh para karyawan. Misalkan jam masuk kerja, jam pulang kerja, peralatan dan perlengkapan kerja yang harus dibawa, dan peralatan yang wajib dibersihkan setelah selesai bekerja dan lain sebagainya.

Pembuatan SOP merupakan tanggungjawab atau tugas pemilik perusahaan atau kepala cabang yang dibuat dalam bentuk tertulis dan diprint oleh karyawan admininistrasi dan dipampangkan di pintu kantor atau perusahaan sehingga dapat dibaca dan dipatuhi semua orang.

Demikianlah apa itu standar operasional prosedur, manfaat, fungsi dan tujuan pembuatannya. Mudah-mudahan berguna bagi anda semua.