Perbedaan Malware dan Virus : Penjelasan Lengkap

  • Whatsapp
Perbedaan Malware dan Virus - Penjelasan Lengkap
Sending
User Rating 0 (0 votes)

Perbedaan malware dan virus masih diperdebatkan oleh sebagian pemerhati teknologi. Perbedaan ini dibahas pada artikel ini dengan segala macam pengertian yang ada dan disebutkan pula jenis dari malware ataupun jenis dari virus.

Dunia pernah digegerkan dengan merebaknya serangan malware ransomware yang menyerang puluhan ribu komputer di banyak negara dalam waktu 3 bulan.

Read More

Tepatnya terjadi di bulan Mei 2018 dengan adanya serangan WannaCry. Dilanjutkan bulan Juni dengan serangan Petya. Hal ini menimbulkan kerusakan sistem komputer dan merugikan banyak perusahaan, negara hingga individu. Berbagai pihak mencari siapa dalang dibalik serangan Malware ini.

Anda harus mengetahui perbedaan antara virus dan Malware. Keduanya sangat berbeda dari segi bahasa, pengertian dan cara kerjanya. Untuk Malware secara bahasa singkatan dari Malicious Software.

Dalam pengertian suatu software yang bisa menghancurkan suatu sistem komputer dan menjadikan beberapa file penting di dalamnya terhapus.

Virus merupakan kode atau program yang melekat pada sebuah file atau data (program) yang sifatnya merusak sistem. Virus dapat masuk pada program atau file secara otomatis dan berjalan sendiri tanpa disadari oleh pengguna komputer. Sedangkan Malware merupakan segala program software yang bisa dipakai untuk merusak kemampuan komputasi.

Perbedaan Malware dan Virus - Penjelasan Lengkap

Ketika sebuah komputer atau laptop mengalami keanehan atau kejanggalan. Pada waktu sebuah sistem operasi komputer berhenti secara mendadak dalam menjalankan suatu program maka kita menduga adanya virus yang masuk.  Baik itu virus spyware, trojan, ransomware, malware atau worm.

Keduanya antara Malware dan virus berjalan beriringan untuk mengganggu operasi komputer.  Perangkat lunak ini sangat membahayakan seluruh komputer di dunia dan membawa dampak buruk yang ditimbulkannya yakni semua data bisa terhapus dalam waktu sekejap.

Jika dilihat secara historis atau sejarah asal muasal virus dan malware adalah dibuat oleh seorang manusia yang awalnya sekedar berniat untuk berbuat jahil atau lelucon.

Akan tetapi, seiring berjalan waktu dapat diketahui bahwa penggunaan virus dan malware dapat dipakai untuk mengganggu performa komputer orang lain, melakukan tindakan spam dan memperoleh data dari pihak lain maka sebagian orang melakukan penyalahgunaan dengan melakukan kegiatan terlarang.

Perbedaan Malware Dan Virus Yang Jarang Diketahui

Hampir semua orang menganggap sama antara virus dan malware yang sama-sama bisa merusak komputer dan mengambil data dari pihak lain. Padahal keduanya berbeda.

Yang menjadi persamaan antara malware dan virus terletak pada sifatnya yang sama-sama merusak dan mengganggu kinerja komputer orang lain.

Yang menjadi persamaan berikutnya adalah virus dan Malware adalah buatan manusia yang awalnya diciptakan sekedar iseng atau menjahili orang lain.

Pengertian Virus

Virus yaitu sesuatu kode atau program dari perangkat lunak yang melekat pada sebuah program. Dinamakan virus disebabkan mempunyai sifat yang persis dengan virus di dunia nyata.

Yaitu mereka dapat menyebar dan menginfeksi ke semua program, file, dan host. Sehingga beberapa komputer dapat semuanya terserang virus dan menjadi rusak kemampuan komputasi.

Virus berkembang biak secara terus menerus dan menjalar ke semua perangkat komputer lain melalui transfer file atau data yang telah terserang virus.

Suatu file yang terinfeksi virus maka dapat menginfeksi ke file, host, program dan memori lainnya. Untuk jenis dan macam virus ada dua kategori yaitu virus residen dan non residen.

Adapun virus mempunyai tujuan pokok yang sangat jelas yaitu menginfeksi, kemudian mengubah hingga merusak suatu program atau file.

Sebuah file yang terkena virus dapat berubah lokasi file tersebut dan nama file bersangkutan. Hal inilah yang membuat terjadinya sebuah file yang terinfeksi virus jadi tak terbaca atau korup.

Untuk melindungi atau menghindari terkena virus, seseorang dapat menggunakan program Anti Spyware atau Anti Virus. Program ini dapat menghapus virus dari semua file.

Dimana sebuah file yang terhapus virus dapat dikembalikan normal atau seperti sediakala. Cara menghilangkan virus dapat pula dilakukan format ulang.

Virus komputer yang aktif memiliki cara tersendiri untuk menyebar dan menginfeksi file yaitu dengan menciptakan replika diri. Yang kemudian menyerang dan menginfeksi semua file dan software yang terdapat di komputer.

Cara Kerja Virus

Cara kerja virus adalah membuat kacau kinerja program sampai tak dapat digunakan lagi. Dan terkadang virus yang dibiarkan terlalu lama di komputer akan terus menyebar dan merusak sistem operasi dan file keseluruhan di komputer. Sampai-sampai harddisk menjadi rusak.

Virus yang berbahaya di komputer bukan hanya merusak software dan file komputer itu sendiri tapi juga dapat merusak hardware.

Oleh sebab itu, virus yang ada dalam komputer secepatnya dibasmi dengan program anti virus. Jangan sampai menyebar dan merusak ke semua file dan program penting di dalam komputer.

Dengan teknik replikasi diri membuat sebuah virus sulit untuk dideteksi dan dibasmi oleh komputer. Maka jalan terakhir dan paling mudah adalah melakukan instal ulang terhadap sistem operasi yang terkena virus.

Untuk biaya install ulang sebesar Rp 50 ribu di toko service komputer terdekat. Atau bagi yang ingin gratis bisa melakukan install ulang sendiri.

Untuk menjamin keamanan komputer dan laptop anda terhindar dari ancaman virus maka anda bisa melengkapi komputer atau laptop dengan software anti virus yang terus diupdate.

Jikalau virus telah menginfeksi ke semua  sistem operasi komputer anda maka cara paling mudah untuk membasmi virus adalah melakukan install ulang.

Pengertian Malware

Malware adalah segala jenis perangkat lunak atau program yang berisi kode yang membahayakan bagi kinerja komputer lain. Contoh bentuk Malware adalah spam email.

Untuk macam dan jenis Malware sangatlah banyak dan beragam yang termasuk virus komputer itu sendiri. Seperti : Virus Adware, Spyware, Dialer, Keyloggers, Rootkit, trojan Horse, Worm dan Ransomware.

Untuk bentuk Malware adalah berupa program, software, perangkat lunak, surat, skrip maupun kode yang menghambat performa komputer lain.

Yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan data penting seperti informasi kartu kredit, alamat dan nama seseorang serta dapat dimanfaatkan untuk mengirimkan iklan, penyelundupan host, spam email secara masal dan lain sebagainya.

Dalam jarak jauh, seorang peretas dapat mengirimkan dan mengontrol software malware hingga secara otomatis merusak sistem komputer target yang dituju.

Sedangkan berkaitan tentang Ransomware bahwa ini merupakan bagian dari software malware yang merusak. Dampak buruk yang diakibatkan dari serangan Ransomware adalah tersandera data dalam harddisk. Dimana peretas meminta bayaran uang pada para korban untuk memulihkannya.

Apabila korban tak mau memberikan uang untuk menebusnya maka tak segan-segan peretas akan menghapus semua file data penting yang telah tersandera itu.

Jumlah uang untuk tebusan tersebut mencapai jutaan hingga puluhan juta rupiah. Jadi jelaslah adanya serangan Malware adalah adanya motif pemerasan dan ekonomi. Dan kebanyakan dialami oleh komputer di beberapa perusahaan dan kantor komersial besar.

Namun tidak menjamin uang tebusan yang telah dibayarkan oleh para korban dapat menjamin keamanan data tersebut. Dalam sejumlah kejadian penyerangan Malware dan Petra di beberapa komputer di dunia. Para korban yang telah menyetorkan uang tebusan tetap saja data miliknya dihapus oleh peretas.

Lalu apa yang membuat sebuah file dapat terkena virus atau terserang malware? Hal ini disebabkan adanya kecatatan dalam sebuah sistem keamanan di komputer itu sendiri pada bagian aplikasi, sistem operasi dan perangkat lunak.

Oleh sebab itu, untuk melindungi dari ancaman virus dan malware maka sebuah komputer mesti dilengkapi dengan sistem keamanan kuat seperti memakai program anti virus dan anti malware.

Tampaklah jelas perbedaan malware dan virus terletak pada cara pembersihan. Untuk membersihkan Malware harus menggunakan software Anti Malware. Sedangkan untuk menghilangkan virus di komputer menggunakan software anti virus. Virus melakukan penyebaran melalui replikasi diri dan transfer file. Namun Malware tidak melakukan demikian dalam cara penyebarannya.

Related posts