Pengertian Substansi : Definisi

  • Whatsapp
Pengertian Substansi

Pengertian substansi dalam ilmu filsafat disebut sebagai inti dan hakikat dari suatu kenyataan yang tak bisa dibantah lagi. Substansi hadir dalam istilah para filosof untuk mengungkapkan kebenaran yang sesungguhnya. Untuk mengetahui konsep substansi harus dimulai dari pengenalan anda terhadap lingkungan sekitar termasuk benda-benda nyata yang realistis.



Read More

Dengan pengetahuan manusia yang mendalam terhadap benda-benda yang ada di sekitarnya maka akan memudahkan dalam pencarian kebenaran yang substansi. Wujud substansi yang sebenarnya akan muncul. Ia akan menemukan hakikat dan inti kenyataan. Sehingga ia tidak meraba lagi dalam kehidupan. Namun ia mengenali kehidupan beserta barang-barang yang ada di sekelilingnya.

Pengertian Substansi Menurut Para Ahli

Pengertian Substansi

Untuk memahami pengertian substansi maka marilah kita menelaah pendapat para pakar tentang arti substansi itu sendiri.

1. Aristoteles

Aristoteles merupakan orang yang pertama kali di dunia yang menjelaskan pengertian substansi. Dengan lugas, ia menjelaskan arti substansi adalah sebuah keadaan atau barang yang ada. Baik dari segi bentuk dan bahan. Substansi tidak mengalami ketergantungan dengan barang lain. Ia benar-benar universal, konkrit, utuh dan ada dalam bentuk bahan dan wujud.




2. Thomas Aquinas

Thomas Aquinas berpandangan semua yang diciptakan Tuhan di muka bumi ini memiliki substansi dan hakikat. Namun semua itu tak terlihat secara kasat mata. Seperti meja yang berbentuk segi empat dengan kaki empat. Padahal tidak selamanya meja demikian karena meja bisa berbentuk bulat atau lonjong. Substansinya meja adalah segala sesuatu yang membuat disebut meja.

3. Rene Descartes

Rene Descartes mengemukakan bahwa manusia terdiri dari jasmani dan rohani. Manusia tidak bisa disebut manusia kalau ia hanya bentuk rohani. Begitu pula manusia tak bisa dikatakan manusia jika hanya dalam kondisi fisik. Sesuatu dikatakan manusia apabila terjadinya penggabungan antara jasmani dan rohani. Walaupun rohani tak dapat dirasakan secara fisik tapi dapat dirasakan melalui mental dan pikiran.

Jasmani manusia selalu menginginkan keduniawian dan terkadang menipu serta tak sempurna. Sedangkan rohani manusia tidak mungkin bisa menipu. Ia selalu berpikir ketuhanan. Sehingga substansi manusia itu adalah Tuhan. Tuhan harus diletakkan pada prioritas pertama ketimbang dunia. Tuhan Maha Sempurna.

4. Baruch Spinoza

Seorang filosof yang berasal dari Belanda keturunan Yahudi, Baruch Spinoza menjelaskan bahwa di dunia ini hanya terdapat satu substansi. Tidak ada dua substansi yang saling tumpang tindih. Substansi yang satu itu adalah Tuhan. Tak ada sesuatu benda di dunia ini yang mempunyai atribut substansi. Tuhan satu-satunya substansi di dunia ini.

5. Berkeley

Salah seorang filsafat yang beraliran Locke menerangkan konsep substansi pada kualitas primer dan sekunder. Kualitas sekunder adalah sesuatu yang dapat berubah seiring pengaruh subyek. Sedangkan kualitas primer tidak akan berubah selamanya. Dalam hal ini, manusia melihat kedua hal substansi tersebut.




6. Immanuel Kant

Immanuel Kant mendefinisikan substansi sebagai realitas yang dapat dirasakan panca indera. Substansi bukanlah hayalan. Namun bisa ditemukan hakikatnya melalui ilmu pengetahuan dan riset yang dalam. Hal yang paling pertama kali diajarkan pada manusia adalah substansi atas segala sesuatu benda di alam dunia.

Para filosof terus melakukan pengkajian arti substansi yang sebenarnya. Sudah ribuan buku ditulis untuk mengungkap pengertian substansi.  Semua benda dalam bentuk konkrit mempunyai substansi dan realistis. Pemahaman barang secara sekilas mungkin akan berbeda. Tapi kalau secara substansi akan sama sehingga memudahkan para penduduk bumi untuk hidup sejahtera dan damai.

Arti dan Definisi Substansi

Banyak orang yang berbicara mengenai substansi tanpa mengetahui arti sebenarnya. Sehingga terjadi  salah kaprah. Substansi merupakan istilah ilmiah dalam segi keilmuan tetutama ilmu filsafat. Kata ini menjadi istilah kelas atas. Namun demikian banyak orang menggunakan istilah ini tanpa mengerti makna sebenarnya. Inilah yang membuat simpang siur.

Pengertian substansi di kalangan para akademisi adalah esensi maupun hakikat dan watak yang sebenarnya. Bukan hanya itu, banyak kalangan mengartikan sebagai isi, pokok, dan inti dari suatu masalah. Dengan demikian, pokok bahasan ini mudah dimengerti dan sangat terkait dengan ilmu filsafat.




Dalam penerapan ke dalam berbagai disiplin ilmu, pengertian substansi berbeda-beda. Namun dalam pengertian inti yang sama. Contohnya dalam disiplin ilmu kimia, substansi merupakan unsur atau zat yang sesungguhnya yang terdapat pada suatu benda. Yang membentuk benda tersebut secara utuh. Adapun dalam ilmu bahasa, kata substansi adalah inti pokok dari ucapan yang dilontarkan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), substansi adalah isi, bahan dan hakikat dari suatu benda. Apa yang ada di dunia ini adalah semu dan tak menunjukan substansi sebenarnya. Hanya orang berilmu dan berpengetahuan yang mengerti substansi alam semesta ini.

Kata substansi merupakan bahasa Indonesia yang ejaan baku. Yang berasal dari kata substance bahasa inggris yang artinya isi. Kata substansi merupakan serapan dari bahasa inggris Substance. Adapun substance berasal dari kata substantia bahasa latin yang artinya inti.



Beberapa orang di tanah air menggunakan kata substansi pada inti pembahasan. Sedangkan menurut para filosof dunia, substansi adalah esensi atau inti dari setiap barang yang ada di dunia. Semua benda mempunyai substansi yang membuatnya terbentuk. Begitu pula substansi dunia yang pada dasarnya kebesaran dan kekuasaan Alllah swt.

Kata substansi bisa diterapkan pada beberapa bidang. Namun semua kembali kepada penerapannya. Apakah penerapan istilah substansi tepat pada suatu kalimat atau hanya mengaburkan maknanya. Sudah selayaknya kita menjadikan kata substansi pada tempat yang semestinya yang menggambarkan arti sesungguhnya.

Pengertian substansi menurut wikipedia adalah suatu watak dan inti dari suatu benda. Hal ini tak berbeda jauh dengan pengertian substansi menurut KBBI. Substansi yang selama ini kita kenal juga menyangkut dalam segi bahasa dan kimia serta ilmu pengetahuan lain seperti filsafat. Contoh kalimat mengandung substansi adalah : “Besok kita akan mengadakan rapat yang menyangkut substansi semua masalah yang ada di kantor”.

Beberapa kalangan masyarakat, artis dan tokoh masyarakat pun sudah terbiasa menggunakan istilah substansi. Substansi itu sendiri menurut filsafat sesuatu zat yang tak terlihat. Namun ada di dalam setiap benda di muka bumi. Yang membangun benda itu sendiri bukan atribut melainkan zat dan inti benda. Beberapa kalimat bijak menggunakan kata substansi seperti berikut ini :




  1. Freddie Mercury pernah mengatakan : dirinya ingin dikenang sebagai musisi hebat yang mempunyai substansi. Arti substansi di sini adalah seseorang yang memberikan arti besar bagi perkembangan musik di dunia
  2. Mahatma Gandhi berkata bahwa kebenaran merupakan substansi dari segala moralitas. Yang dimaksud substansi di sini adalah hakikat dan inti moralitas
  3. Hesen Eisenberg berkata bahwa segala sesuatu benda di dunia terdiri dari neutron dan proton. Satuan terkecil adalah atom. Semua benda mempunyai substansi yang sama dari bahan sama. Yang selanjutnya disebut energi. Pengertian substansi adalah inti dari semua benda di dunia.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 11029

No votes so far! Be the first to rate this post.

Related posts